Apresiasi Perempuan Sulut yang Berjasa, Wagub Kandouw Serahkan Penghargaan di Hari Kartini

indoBRITA, Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengikuti secara virtual peringatan Hari Kartini ke-144 di Istana Negara dari Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kamis (21/4/2022).

Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) kesempatan itu memberikan penghargaan kepada 514 perempuan di seluruh kabupaten/kota di Tanah Air.

Bacaan Lainnya

Penghargaan diberikan kepada perempuan yang berkontribusi di sejumlah bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, sosial budaya, lingkungan hidup dan pertanian.

Untuk Provinsi Sulut, ada 15 perempuan yang menerima penghargaan di Hari Kartini ke-144.

Satu diantaranya yakni Adriani Bauwues, guru honorer di SMP Negeri 15 Satap Bitung, Kota Bitung, menerima penghargaan di Istana Negara.

Baca juga:  Wagub Kandouw Kenang Para Pahlawan dan Hargai Tenaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Sementara untuk 14 perempuan lainnya, menerima piagam penghargaan di Kantor Gubernur Sulut yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Steven Kandouw.

“Apresiasi bagi para perempuan Sulut yang berjasa, berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat sekitarnya dalam menunjang pembangunan daerah,” ungkap Wagub Steven Kandouw.

Ia berharap, momentum peringatan Hari Kartini ke-144, dapat menjadi motivasi bagi kaum perempuan di Bumi Nyiur Melambai untuk menjadi Kartini Modern yang dapat menginspirasi dengan terus berbuat, berkontribusi dan berprestasi di berbagai bidang.

Lebih jauh dikatakan Wagub Kandouw, target ke depan Sulut menjadi layak anak. Di mana saat ini Sulut baru kantongi 7 kabupateb/kota yang masuk daerah layak anak. Untuk mencapai target tersebut, Sulut harus menembus hingga 13 kabupaten/kota yang layak anak.

Baca juga:  Kepemimpinan OD-SK, Tiga Perusahaan Raih Anugerah Proper Kategori Hijau

“Kita semua harus mengupayakan bersama supaya betul-betul Provinsi Sulut menjadi provinsi yang layak anak dan kemarin kita mendapatkan salah satu provinsi yang paling toleran salah satu provinsi yang paling bahagia mudah-mudahan kita menjadi juara provinsi layak anak dan layak ibu,” tuturnya.

“Bagi yang masih terbelungu hal-hal individualistik dapat mempunyai mimpi besar untuk berbuat kebaikan dan turut mengait orang lain maka ingatlah kata RA Kartini, ikhtiar berjuanglah membebaskan diri jika engkau sudah bebas karena ikhtiar itu barulah engkau menolong orang lain,” pungkas mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Adapun dalam kegiatan ini turut dihadiri Penjabat Sekdaprov Sulut Asiano Gamy Kawatu, bupati/walikota di Sulut, Ketua dan Pengurus PKK se-Provinsi sulut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten/kota serta, Pimpinan Organisasi Perempuan.(sco/*)

Pos terkait