Wali Kota Bitung Buka Festival Kampis Manembo-nembo

Pembukaan Festival Kampis Manembo-nembo oleh Wali kota Bitung Maurits Mantiri.(ist)

indoBRITA, Bitung— Wali kota Bitung Maurits Mantiri menghadiri sekaligus membuka Festival Kampis Manembo-nembo di kompleks Kampung Pisang Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Matuari, Bitung, Kamis (2/6/2022).

Selain Wali kota, hadir juga Ketua TP PKK Ny Rita Mantiri Tangkudung, unsur Forkopimda Kapolres Bitung AKBP Alan Kusuma S Irawan, Dandim 1310/Bitung Letkol Arm Yoki Efriandi, M.Han, serta perwakilan Satrol dan Dit Polair, Kadis Pariwisata Pingkan Kapoh, Kadis Pendidikan Eugene Mantiri, Kadis Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Meiva Woran, Kabag SDA Niki Kondo, Kabag Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Albert Sergius Pelengkahu, Camat Matuari Amelia Ngantung para Lurah se-Kecamatan Matuari, Stafsus yang membidangi, Pemangku adat negeri Manembo – nembo, para mantan Lurah Manembo – nembo.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Diduga Kasus Mandek, LSM LP3T Menyurat ke Kapolda Sulut

Dalam sambutannya, Maurits Mantiri mengatakan, dalam kehidupan pergaulan di Manembo nembo memang sedikit perlu pertarungan, akan tetapi melahirkan generasi – generasi  ke depan sebagaimana yang diharapkan Tetua – tetua kampung, yaitu sekolah karena itu akan memberikan harapan untuk masa depan yang cerah.

“Menjadi suatu kebanggaan bagi kita ketika Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memilih kota Bitung ikut dalam perlombaan Kuliner tingkat dunia. Yang artinya adalah ada spesifik yang orang di luar sana lihat ada yang sangat menarik di kota bitung. Upaya dari pada teman – teman untuk menyelenggarakan ferstival ini adalah  hal yang menarik apa lagi di tambah dengan budaya yang kita miliki yaitu makan kelapa muda dengan ubi bakar, dan itu jangan hanya lahir pada saat festival ini berlangsung akan tetapi terus ada dan dipertahakan agar ada lahir UMKM yang baru,” ujar Mantiri.

Baca juga:  Tinjau Fasilitas Disdukcapil, Ini Harapan Wali Kota Bitung

Tak cuma itu, menurut dia, Pemkot Bitung percaya kegiatan festival yang di gagas oleh generasi – generasi di Manembo – nembo ini akan terus berjalan.

“Untuk itu kami berterima kasih kepada penyelenggara yang telah menggagas kegiatan ini dan berharap ini bisa di adakan setiap tahun,” sebutnya.

Acara juga diisi dengan pagelaran Tarian Cakalele, Tari Cakalang, Masamper, Tari Salo serta Pagelaran Figura dari masyarakat Manembo – nembo serta ada juga cerita masa lalu tentang Kampung Pisang (Kampis) dan dalam Festival itu sendiri tersedia juga 15 stand kuliner yang menjual beragam aneka makanan khas tradisional Sulawesi Utara.(*)

Pos terkait