Penolakan Pjs Hukum Tua Wineru, Warga Sambangi Kantor Dewan Minut

indoBrita.co,Minut—Puluhan Warga Desa Wineru, Kecamatan Likupang Selatan, Minahasa Utara mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Minut sebagai aksi demo damai penolakan Penjabat Sementara Hukum Tua Desa Wineru Rizal Cristian Sudjianto, Kamis (9/6/22)

Kedatangan warga Desa Wineru ke Gedung Tumatenden ini diterimah langsung Komisi 1  DPRD, Bupati Minut yang diwakilkan Kepala Inspektorat Umabase Mayuntu dan Kepala Dinas Sosial dan PMD Alfred Pusungala.

Sebanyak tiga orang perwakilan warga diberikan kesempatan berbicara mewakili aspirasi rakyat yakni, Koordinator aksi damai Rasid Mursali, tokoh masyarakat Dolfrin Haribae dan Mantan Hukum Tua Wineru 2 periode Zubair Papunggo.

Dihadapan Para Eksekutif dan Legislatif  Minut  perwakilan warga ini mendesak agar Bupati Minut Joune Ganda segera menganti Pjs Hukum Tua Rizal Cristian Sudjianto karena sudah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Desa Wineru.

“Jelas kami semua warga Desa Wineru Menolak yang bersangkutan memimpin Desa ini, kami menganggap Pjs Hukum Tua Rizal hanya menciptakan kericuan ditengah masyarakat dengan tingkah laku beliau yang menggerogoti Desa dengan permasalahan  tanah yang sudah sah merupakan milik warga Desa, ujar Rasid Mursali.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Dolfrin Haribae mengingatkan pemerintah untuk segera merespon aduan warga agar tidak menimbulkan konflik horisontal.

” Kami mengharapkan pemerintah daerah baik Eksekutif maupun Legislatif agar segera merespon dan menindaklanjuti aduhan kami masyarakat, Penjabat Hukum Tua ini sudah melakukan upaya-upaya yang menyebabkan konflik di masyarakat. Apa maksud dan tujuan beliau setelah dilantik pada 13 Mei lalu langsung mencari buku register Desa bersama dengan keluarga Mantiri yang pada dasarnya bermasalah dengan masyarakat, semestinya Pjs Hukum Tua menciptakan  suasana yang aman dan kondusif, melayani administrasi masyarakat dan menyiapkan pemilihan Hukum Tua definitif” Terang Dolfrin.

Baca juga:  Wagub Kandouw Terima Penghargaan Paramakarya dari Wapres

Bersamaan, Zubair Papunggo mantan Hukum Tua 2 Periode turut menyuarakan aspirasi mewakili wargawarga yang menginginkan pergantian Pjs Hukum Tua Rizal Sudjianto.

” Sebagai pemimpin Desa beliau gagal menciptakan rasa aman terhadadap masyarakat desa. Kehadiran pemerintah (penjabat kumtua) itukan harusnya memberikan rasa aman bagi masyarakat, memberikan pelayanan administrasi bagi warga, mempersiapkan pemilihan kumtua definitif. Jika kondisi yang diciptakan sudah sebaliknya akibat tujuan tertentu yang dengan sengaja ingin mengutak-atik register tanah desa tentunya menimbulkan keresahan di tengah-tengah warga yang nantinya dapat menciptakan konflik horisontal,” papar Zubair Papunggu.

Menanggapi hal ini, Bupati Minut Joune Ganda yang diwakilkan Kepala Inspektorat Umbase Mayuntu mengatakan, sesuai mekanisme kami akan mengevaluasi kinerja yang bersangkutan.

“Kami akan memanggil oknum Pjs Rizal ini dan apabila nantinya beliau terbukti seperti yang diadukan masyarakat maka tindakan tegas pencopotan dari jabatan akan dilakukan” jelas Umbase

Baca juga:  MI Wangga Dapat Kucuran Rp2 Miliar, Bonde Minta Pembangunan Gedung Baru Berkualitas

Anggota Komisi I DPRD Minut  Sarhan Antili  bersama Azhar mendesak agar Bupati secepatnya melakukan pergantian penjabat Kumtua desa Wineru. Sebab, adanya penolakan dari warga menunjukaan bahwa penjabat Kumtua tak mampu menjalankan tugas.

“Kalau dari kami dengan adanya resistensi (penolakan) maka penjabat kumtua harus diganti, jangan ada lagi bahasa evaluasi selama tiga bulan, sebab sudah ada penolakan jangan sampai nanti sudah ada pertumpahan darah di masyarakat baru diambil tindakan jadi menurut saya ini harus disegerakan,” tegas Antili.

Sementara itu, anggita Dewan dari PDIP Gerrit Luntungan yang memimpin penyambutan aksi demo warga Wineru menjelaskan menerima aspirasi warga Wineru dan akan melakukan kunjungan bersama eksekutif ke desa Wineru untuk mengecek langsung kondisi di lapangan.

“Jadi hasil dari pertemuan ini kita legislatif dan eksekutif akan turun dalam waktu dekat ini untuk mengecek langsung kkndisi di lapangan. Kemudian, akan memanggil pihak-pihak terkait termasuk penjabat kumtua untuk didegar keteranganya pada Senin pekan depan nanti.

Akan kita lihat hasil pertemuan dan hasil dilapanganya seperti apa jika didapati memang ada hal-hal yang dianggap sebagai tindakan kesalahan maka kami dari dewan juga akan merekomendasikan ke Bupati untuk segera mengganti penjabat Hukum Tua yang baru dilantik tersebut.
(Ipang)

Pos terkait