Cepat Tanggap, Gubernur Malut-Disnakertrans Cari Win Solution Soal Ketenagakerjaan di PT IWIP

Pemprov Malut melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ridwan Hasan langsung menyambangi PT IWIP untuk mencari solusi terbaik soal permasalahan yang diadukan pekerja (Foto: ist)

indoBRITA, Malut –Gubernur Maluku Utara (Malut) Kh Abdul Gani Kasuba (AGK) menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warganya. Terkini, orang nomor satu di Malut itu memperlihatkan kesigapannya menyikapi isu pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak sejumlah karyawan di PT Indonesia Weda Industrial Park (IWIP). PT IWIP diketahui mengelola Kawasan Industri Teluk Weda Bay di Halmahera, Malut.

Melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ridwan Hasan, Gubernur Malut segera mencari win solution terhadap persoalan tersebut. Ridwan yang baru sepekan menjabat kembali Kadisnakertrans Malut bersama stafnya menyambangi kantor PT IWIP.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Personil Polda Sulut Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Lumowa

Kedatangan Ridwan dan rombongan disambut Mr Kevin Hu selaku pimpinan perusahaan PT IWIP dan Human Resource Department (HRD), Roslina Sangaji. Birokrat  senior itu kemudian menggelar dialog  untuk mencari solusi terbaik antara pihak perusahan dengan para pekerja.

“Pemprov Malut, investor dan serikat adalah mitra yang sama-sama harus bersinergi dalam menjaga atau melindungi iklim investasi yang ada serta memperjuangkan kesejahteraan dan keselamatan para pekerja,” kata Ridwan.

Selain perwakilan Pemprov Malut, ikut pula dalam dialog tersebut adalah Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambamgan (FP KEP SPSI) Provinsi Maluku Utara , Hj Ike Masita Tunas ( IMT). “Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya sepanjang itu bisa diselesaikan di meja perundingan dan bukan melalui kekerasan,” ujar IIMT.

Baca juga:  Gubernur Malut dan Puluhan Pejabat OPD Tidak Hadir, Paripurna Hasil Reses Malut ‘Sia-sia’

Melalui dialog yang berisi ide dan gagasan yang konstruktif tersebut, tercapailah win solution. Diketahui, dialog dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan hubungan industrial dan pekerja pasca terjadinya demo oleh sekelompok pemuda beberapa hari lalu. (*/ adm

Pos terkait