Dinilai Berada di Zona Nyaman, Wagub Kandouw Sebut Kepsek SMA/SMK se Sulut akan Dibikin Assessment

indoBRITA, Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengumpul seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMA/SMK negeri dan swasta yang ada di Kota Manado, Senin (27/6/2022) di Ruang Rapat FJ Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut.

Pertemuan dalam rangka Silaturahmi dan Temu Wicara dengan Kepala Satuan Pendidikan tingkat SMA dan SMK (Negeri dan Swasta) ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Wagub Kandouw mengatakan dipilihnya kepsek-kepsek SMA/SMK di Kota Manado karena ibukota Provinsi Sulut itu telah mewakili kabupaten/kota di Bumi Nyiur Melambai.

“Sesuai arahan pak gubernur, tadinya memang harus undang semuanya kepsek SMA/SMK di Sulut, tapi setelah ditimbang-timbang mulai dari Manado. Karena Manado episentrum pendidikan,” ungkap wagub saat mengawai arahannya.

Lebih jauh dikatakannya, dikumpulnya para kepsek ini buntut dengan kurangnya siswa-siswi lulusan SMA/SMK masuk ke perguruan tinggi.

“Berangkat dari viral di masyarakat. Di mana, kelulusan siswa asal Sulut yang di SBMPTN, Tadi ibu kadis sampaikan hadiah hiburan 150 (siswa yang lulus), tapi secara de facto hanya delapan orang (lulus kedokteran). Ini kan paling tidak di kalangan masyarakat suatu hal yang memiriskan. Mengecewakanlah,” tutur wagub.

Baca juga:  Wagub Paparkan 10 Program Prioritas Pemprov Tahun 2019 di Bitung

Hasil itu, kata wagub, sebagai hal yang menjadi cambuk dunia pendidikan Sulut.

“Menurut hemat saya, pakai pendekatan postif thinking. Mungkin torang sudah lari 80 tapi dorang (daerah lain) larinya 95. Makanya ada hal yang perlu introspeksi, kntemplasi. Banyak hal yang harus kita evaluasi. Banyak hal perlu torang reposisi,” tegas mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Olehnya dimintakan wagub para pendidik ini jangan berada di zona nyaman.

“Kenapa bisa seperti ini hasilnya. Menurut hemat saya karena Sulawesi Utara apalagi Manado sekolah ini ada dinamanya di zona nyaman. Samapai gurunya-gurunya zona nyaman. Akhirnya sedikit tidak fokus. Sudah tidak berpikir hal-hal yg baru. Tidak ada inovasi-inovasi,” ungkapnya.

Baca juga:  Berkat Lobi Gubernur Olly, Tiga Acara Besar Dibuat di Sulut

Wagub pun menegaskan para kepsek ini akan dilakukan assessment.

“Pak gubernur sudah perintahkan dibuat assessment. Kalau eselon II bisa pakai assessment, kenapa tidak calon-calon kepsek kita pakai itu. Dalam rangka mencari kepala-kepala sekolah dengan kapabiltas yang tinggi,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulut Clay Dondokambey mengatakan assesment siap dibuat untuk kepsek SMA/SMK se Sulut.

“Uji potensi dan kompetensi sebagaimana Jabatan Pimpinan Tinggi  Pratama, juga akan dibikin jajaran kepsek. Mungkin (assesment) bulan Agustus atau September,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, di antaranya Kepala Inspekrorat Pemprov Sulut Meiki Onibala, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut Grace Punuh dan para kepsek SMA/SMK se Kota Manado.(sco)

Pos terkait