Buka Rapat EPRA, Pj Sekda Bitung Minta PAD dan Belanja Efektif dan Efisien

Rapat EPRA Pemkot Bitung dipimpin Pj Sekda.(ist)

indoBRITA, Bitung— PJ Sekda Bitung Rudy Theno membuka dan memimpin jalannya rapat Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (EPRA)  yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah di jajaran Pemkot Bitung yang digelar di ruang SH Sarundajang, Selasa (28/6/2022).

Dalam rapat tersebut, Pj Sekda membacakan sambutan dari Wali kota Bitung yang menyampaikan agar selaku Pemerintah Kota Bitung harus bekerja keras penuhi dalam upaya menjaga penerimaan pendapatan asli daerah tetap stabil dan terserapnya belanja pemerintah secara efektif dan efisien, namun disisi lain masyarakat tidak boleh terbebani, belanja Pemerintah harus dipakai sebagai instrument umun dalam rangka menggerakkan dan menyeimbangkan perekonomian daerah, kepada Perangkat Daerah terkait harus lebih memampukan diri untuk lebih kontributif dalam mengevaluasi langkah-langkah konfrit demi mencapai target strategis yang diharapkan.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Bersama Forkopimda, Walikota Bitung Kunjungi USNS Brunswick

Sesuai dengan laporan sebelumnya bahwa dari target Pajak Daerah tahun 2022 sebesar Rp 62,2 Milyar terealisasi sampai tanggal 24 Juni 2022 adalah Rp27,37 Milyar atau 43,7 % dari target

“Pendekatan identifikasi dan penyesuaian tarif agar terus menerus dilakukan dengan harapan semua potensi PAD benar-benar terdata dengan baik pada tarif yang realistis. Pentingnya PAD sebagai salah satu sumber daya pembangunan daerah yang akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, oleh sebab itu perlu terus digali potensi serta berbagai peluang pendapatan yang dimiliki daerah yang mungkin selama ini belum digarap secara maksimal,” ujar Theno.

Baca juga:  Walikota Hadiri Serah Terima Ketua BPMJ GMIM lembah Kanaan Winenet

Terkait penyerapan anggaran menurut Theno, Wali kota kami untuk melaksanakan seusuai petunjuk teknis pelaksanaan dan target yang sudah ditetapkan, jangan ada hambatan yang sumbernya dari internal.

Terkait persoalan pajak dan retribusi untuk PAD ini menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah kota, kecamatan, dan kelurahan serta seluruh elemen masyarakat kota Bitung

“Percepatan kerja dalam pelayanan tidak bisa ditunda bahkan harus dipercepat. Kamipun tetap mengingatkan dalam mengambil keputusan, Pemerintah harus terus berwujud data serta ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru. Semangat peningkatan PAD ini harus mewabah sampai pada masyarakat sebab peruntukannya juga akan menyentuh ke semua aspek aktivitas Pemerintah dan masyarakat baik kesehatan,pendidikan,pembangunan infrastruktur dan lainnya,” tegasnya.

Semakin tinggi pendapatan asli tingkat kota menurut Rudy, maka semakin maju kota Bitung tercinta.(*)

Pos terkait