Tim Resmob Mengamankan Seorang Terduga Kasus Penggelapan Handphone

IndoBRITA, MANADO–Tim Resmob Polda Sulut, Dipimpin Katim Resmob Iptu Ahmad Anugrah dan Wakatim Ipda Pedro Celo, mengamankan seorang lelaki berinisial MSA, 22, warga asal Medan, tinggal di Kelurahan Kleak, Kecamatan Wanea, diduga telah melakukan kasus penggelapan Handphone, Senin (11/07/2022).

Informasi dirangkum media ini, Handphone tersebut adalah milik Benson PH, 22, Warga Negara Asing (WNA) berasal dari Australia.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Divisi Humas Polri Jumpa Nitizen di Manado

Nah, Senin, 11 Juli 2022 kiranya pukul 15.00 Wita. Tim Resmob Polda Sulut menerima Laporan dari seorang mahasiswa luar negeri yang melanjutkan kuliah di Universitas Sam Ratulangi Manado ini.

Dimana korban Benson telah kehilangan ponselnya yang diduga digelapkan oleh lelaki berinisial MSA. Tim Resmob kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan lelaki MSA.

Kemudian menurut MSA, HP tersebut telah digadaikannya di wilayah Tikala pada orang yang tidak dikenalnya dengan harga Rp1,2 juta. Uang tersebut digunakan MSA untuk keperluan membayar kost.

Selanjutnya Tim Resmob melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan barang bukti di Kelurahan Tikala pada seorang berinisial Frangki.

Baca juga:  Polres Mitra Amankan 6 dari 7 Terduga Pelaku Penganiayaan Berujung Tewasnya Korban di Watuliney

Setelah mengamankan barang bukti tersebut, Tim Resmob bersama Benson dan terduga pelaku lelaki MSA, menghadapan Wadirkrimum selanjutnya menghadap Dirkrimum untuk penyelesaian kasus ini.

Dan dicapai kesepakatan dari korban untuk tidak melanjutkan kasus ini dengan membuat surat pernyataan.

Katim Resmob Iptu Ahmad Anugrah membenarkan mengamankan seorang terduga kasus penggelapan.

“Pelapor Benson tidak membuat laporan polisi. Pelapor dan Pelaku tersebut membuat surat pernyataan dikarenakan sudah tidak merasa keberatan dengan kasus ini,” singkat Anugrah.(hng)

 

Pos terkait