Terbaik se-Indonesia, Realisasi Belanja APBD Pemkot Bitung Tuai Pujian

Rapat Koordinasi Forum Keuangan Daerah se-Provinsi Sulut. Rapat itu berlangsung Selasa (12/7/2022) di Ruang SH Sarundajang, Kantor Walikota Bitung.(foto-foto Ist)

indoBRITA, Bitung—Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Bitung tuai pujian dari pemerintah pusat. Pasalnya, daerah ini menempati peringkat pertama Nasional untuk urusan tersebut.

 

Bacaan Lainnya

 

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Forum Keuangan Daerah se-Provinsi Sulut. Rapat itu berlangsung Selasa (12/7/2022) di Ruang SH Sarundajang, Kantor Walikota Bitung. Ya, Pemkot Bitung memang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah rapat dimaksud.

 

Keberhasilan daerah ini menjadi yang terbaik di level nasional disampaikan oleh Agus Fatoni, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

 

“Kota Bitung menempati peringkat pertama dalam hal realisasi belanja APBD 2022 secara nasional. Bitung menjadi yang terbaik untuk kategori kota,” ujar birokrat yang dua tahun silam pernah bertugas sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Baca juga:  Kapolres Minahasa Terima Penghargaan Pelayanan Publik Dari Kemenpan- RB

 

Bitung unggul dari Kota Langsa, Provinsi Aceh dan Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur yang berada di posisi kedua dan ketiga. Persentase belanja Kota Cakalang mencapai 43,51 persen per semester pertama tahun ini. Angka itu lebih tinggi dari Langsa yang mencatat persentase 39,41 persen, dan Blitar sebesar 37,95 persen.

“Dan sudah barang tentu capaian ini harus jadi contoh bagi daerah lain. Di tengah kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, pengelolaan keuangan daerah harus dijalankan efektif. Sebab itu nantinya berpengaruh terhadap roda perekonomian daerah itu sendiri,” tutur Fatoni.

 

Prestasi ini langsung mendapat apresiasi dari seluruh peserta rapat. Kebetulan yang hadir adalah jajaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah se-Provinsi Sulut. Mereka sepakat menganggap Pemkot Bitung layak jadi percontohan.

 

Fatoni dalam kesempatan itu juga menyampaikan beberapa hal lain. Ia terutama mengingatkan soal pengelolaan keuangan daerah yang wajib taat aturan. Baginya, aturan hukum adalah pedoman yang mau tidak mau harus diikuti oleh jajaran pemerintah.

Baca juga:  Jebolan X Factor Indonesia Bakal Meriahkan TIFF 2017

 

Sementara itu, Walikota Bitung Maurits Mantiri mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang didapat. Ia pun berjanji capaian itu akan terus dipertahankan di kemudian hari.

“Ini memotivasi kami untuk terus melaksanakan pengelolaan keuangan yang akuntabel, efektif, efisien dan profesional,” ucapnya.

 

Maurits pun sempat memberikan tips dalam rapat tersebut. Ia menyebut salah satu faktor yang membuat serapan anggaran berjalan baik adalah cara kerja.

 

“Kita di sini mengedepankan cara kerja yang kolaboratif. Artinya semua perangkat daerah dan instrumen pendukung saling bekerjasama, bersinergi dan berkoordinasi dalam melaksanakan tanggung jawab. Dan ini sangat positif karena kita semakin produktif dalam merealisasikan program kerja dan kegiatan, sehingga pada akhirnya berdampak terhadap realisasi anggaran,” jelasnya.(*/Adv)

Pos terkait