Serap Aspirasi Masyarakat, Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut Reses di Dapil Masing-masing

indoBRITA.co, SULUT – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menggelar Reses tahun 2022 di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing, guna menyerap aspirasi masyarakat.

Seperti di Kepulauan Nusa Utara, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen melaksanakan agenda reses di Kecamatan Tahuna dan Tahuna Timur pada Selasa (2/8/2022). Ada beberapa aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Aspirasi yang diterima meliputi permintaan perbaikan infrastruktur mulai dari talud pantai dan sungai, drainase dan jalan-jalan kelurahan yang masih rusak.

Bacaan Lainnya

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, semua aspirasi yang masuk akan ditampung, dipelajari dan akan ditentukan skala prioritas pada anggaran tahun 2023 nanti.

”Silahkan memasukan aspirasi sebanyak-banyaknya, sehingga saya juga tau sejauh mana persoalan yang ada di daerah ini, dan tentu tidak semua aspirasi ini dapat direalisasikan. Namun akan melihat mana yang menjadi prioritas. Juga melihat kemampuan keuangan daerah,” ungkap Silangen.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulut Imelda Novita Rewah menggelar reses di daerah pemilihannya yakni Minahasa-Tomohon. Imelda melaksanakan reses di Desa Amongena Dua Kecamatan Langowan Timur pada Selasa (2/8/2022).

Berbagai aspirasi diterima secara langsung maupun tertulis di antaranya pengadaan pusat pengembangan ekonomi kreatif, lampu jalan, mobil pemadam kebakaran dan sejumlah aspirasi lainnya.

“Tentunya semua aspirasi akan saya lanjutkan sesuai kewenangan pemerintah daerah, dan akan saya perjuangkan demi kesejahteraan masyarakat. Saya akan selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat, karena saya sudah dipercayakan dan dipilih untuk mewakili penyampaian seluruh aspirasi warga,” ungkapnya.

Begitu juga dengan Wakil Ketua DPRD Sulut Victor Mailangkay. Politisi NasDem ini menggelar reses di pinggiran pantai yang berlokasikan di Kelurahan Maasing. Ada banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat, salah satu diantaranya yakni tentang tambatan perahu.

Baca juga:  Alhabsyi : Dengan Adanya Perda Ini, Jika Berkualitas Akan Memperlancar Proses Pengelolaan Keuangan Daerah

Legislator Sulut dari Partai NasDem ini bertekad untuk memperjuangkan semua usulan dan pendapat. Meski demikian dirinya mengatakan walaupun bukan kewenangan, namun ia tetap akan meneruskan hal ini untuk disikapi Pemerintah Daerah Kota Manado.

“Saya sebagai anggota DPRD Sulut, yang merupakan representasi masyarakat Kota Manado, lebih khusus di Kelurahan Maasing akan terus menjadi perhatian saya. Saya dipilih oleh rakyat, untuk itu semua usulan dan pendapat yang disampaikan masyarakat akan saya perjuangkan. Bahkan akan saya sampaikan kepada pemerintah provinsi menyangkut semua hal yang berkaitan dengan semua keluhan masyarakat ini,” terang Mailangkay.

Selain Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut lainnya, Yongkie Limen Legislator Sulut Dapil Kota Manado juga menggelar reses di Kelurahan Ranomuut. Keluhan dan aspirasi masyarakat banyak yang disampaikan.

”Kegiatan reses ini tidak dapat dihapuskan karena wajib di laksanakan oleh setiap anggota DPRD Sulut,” kata Limen.

Di sisi lain, Anggota DPRD Sulut Herry Rotinsulu gelar Masa Reses II di Desa Tatelu Rondor Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (6/8/2022).

Pada warga, Rotinsulu menyampaikan bahwa salah satu fungsi anggota DPRD adalah menerima dan menyampaikan aspirasi rakyat pada Pemerintah.
Selain itu fungsi DPRD adalah menetapkan APBD, membuat Perda, dan melakukan fungsi pengawasan.

Seorang ibu dari kelompok tani Gelora Mapalus menyampaikan, tentang adanya persoalan mendapatkan kartu tani. Pada tahun yang lalu 2021 sempat diundang ke Desa Wasian untuk menerima kartu tani, namun ternyata ketika sampai di sana, kartu taninya tidak keluar. Padahal menurutnya, dia menjabat sebagai sekretaris kelompok, sementara yang lain hanya anggota keluar.

“Dan setelah mengambil pupuk di KUD (Koperasi Unit Desa) dimintakan juga kartu itu, padahal kami kan ada di RDKKT (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani),” ungkapnya,

Selain itu mereka meminta agar adanya bantuan pupuk subsidi. Kemudian kalau bisa diberikan bantuan traktor ke desa, apalagi kelompoknya perempuan semua.

Baca juga:  Akpol 96 Luncurkan Buku 'Berjuang di Sudut-sudut Tak Terliput'

“Sekarang cuma Wasian yang ada traktor besar. Kalau bisa di desa kami juga supaya membantu petani yang memang berkebun,” ucapnya.

Aspirasi yang lain juga masyarakat meminta realisasi pelebaran jalan, rehab kantor Balai Desa dan lorong-lorong kalau bisa dibuatkan jalan. Sekaligus mempertanyakan tentang bantuan bagi pembangunan rumah ibadah.

Merespon aspirasi masyarakat Anggota DPRD Herry Rotinsulu menyampaikan, memang harus ada kebenaran dalam membentuk kelompok. Dalam membentuk kelompok itu dibutuhkan piagam pengukuhan supaya ada dasarnya.

“Kalau kelompok itu so nda aktif kalau bisa diaktifkan, kalau susah diaktifkan lagi, bubar saja,” tuturnya.

Herry juga mengungkapkan, hukum tua juga punya tugas dalam pengawasan terhadap bantuan-bantuan yang disampaikan ke kelompok.

“Kalau ingin membuat permohonan proposal jangan talalu lama. Bisa dimasukkan lewat Pemerintah Kabupaten Minut atau Provinsi,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara Hi. Raski Azhari Mokodmpit SH menggelar kegiatan reses di wilayah Kota Kotamobagu.

Menariknya, dalam reses tersebut, Raski ikut membawa tim dokter dari Rumah Sakit Mata Provinsi Sulut, untuk bisa melakukan pemeriksaan, pengobatan dan juga pembagian kaca mata gratis ke warga.

“Program ini pemeriksaan dan pembagian kaca mata gratis ini merupakan program dari Pemprov Sulut. Kebetulan saya turun reses, maka saya menarik program ini untuk bisa masuk ke wilayah Kotamobagu, saat saya turun reses,” ujar Raski.

Raski menambahkan kalau pemeriksaan mata tersebut dilakukan olehnya, sebagai bagian dari kepedulian untuk ikut berbagi bersama warga.

“Mata ini adalah jendela dunia, makanya di reses kali ini, saya ikut juga membawa 4 orang tim dokter dari rumah sakit mata, agar bisa melakukan pemeriksaan dan juga obat, serta kaca mata untuk mereka yang matanya sudah rabun,” tambahnya. (Advertorial/Ein)

Pos terkait