Kejari Minsel: Efek Jerah adalah Bagian dari Pembelajaran Terhadap Pelaku Korupsi

indoBRITA, Amurang – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan, Budi Hartono, SH MH melalui Kasi Intel Aldy Sv. H, SH MH angkat suara terkait informasi sejumlah media cetak dan online bahwa ada 5 oknum hukum tua devinitif sedang menjalani sidang MPTGR. Kelima oknum hukum tua tersebut belum selesai menyetor TGR. Menariknya, kelima oknum diatas akan berakhir masa periode jabatan per tanggal 17 Oktober 2022

Kata Kasi Intel Aldy Sv. H dari pemberitaan menyebut bila sampai batas waktunya belum selesai penyetoran TGR, maka kasus tersebut akan diserahkan ke Kejati Minsel. ”Kalau soal itu, Kejari Minsel siap. Sebab, ada banyak kasus dugaan kasus korupsi hukum tua baik devinitif hingga penjabat. Maka dari itu, kami siap memprosesnya. Bila selesai proses, dipastikan akam diumumkan ke publik,” ujar Kasi Aldy.

Baca juga:  Kapolda Sulut Pimpin Tradisi Pembaretan Bintara Remaja Polri Lulusan Tahun 2021

Jadi lanjut Kasi Aldy, pihaknya akan serius mengungkap semua kasus dugaan korupsi di Minsel. Menurutnya, setelah penetapan tersangka oknum hukum tua Desa Malenosbaru, kemudian oknum hukum tua Desa Motoling. Dan dalam dekat ini Kejari Minsel memastikan akan mengumumkan dugaan korupsi baru.

”Alasannya, Kejari Minsel berasumsi akan menegakkan keadilan bagi yang melakukan hal tak terpuji. Apalagi, perbuatan diatas hanya untuk memperkaya diri sendiri. Maka dari itu, komitmen kami akan memberikan efek jerah kepada oknum yang melakukan korupsi,” jelasnya.

Ditambahkan lagi, Kejari Minsel siap menunggu petunjuk Irda Minsel soal sejumlah oknum hukum tua yang diduga menggelapkan dana desa (DD). Didalamnya, terkait soal dugaan korupsi BLT. Dengan demikian, Kejari Minsel siap mengungkap semua dugaan kasus korupsi Minsel.

Baca juga:  Razia KTL, Sat Lantas Polres Minsel berikan teguran dan tilang untuk pelanggar lalulintas

”Percayakan kepada kami, semua dugaan kasus korupsi tak terkecuali oknum hukum tua devinitif atau penjabat hukum tua. Selain itu, akan ditindak tegas apabila didapati ada pejabat eselon II dilingkungan Pemkab Minsel melakukan hal tak terpuji. Harapannya, efek jerah yang bakal dinikmati oknum-oknum diatas akan dipermalukan kepada masyarakat Minsel,” tegasnya sambil berharap dukungan masyarakat Minsel dalam rangka menyelesaikan dugaan kasus korupsi.

Tetapi, seperti janjinya bahwa dalam dekat ini akan diumumkan satu mantan penjabat hukum tua dari Minahasa Selatan bagian Atas (Minsela) sebagai tersangka. ”Kita tunggu saja, Pers juga akan diberitahukan pula. Sekali lagi, dipastikan semua dugaan kasus korupsi akan dipublis biar warga Minsel tahu semua. Ketika dikejar siapa? Aldy menegaskan tunggu saja,” pungkas Kasi Intel.(ape)

Pos terkait