Ketua INNS Sayangkan Empat Daerah tak Ikuti Pemilihan Nyong Noni Sulut 2022

indoBRITA, Manado – Pemilihan Nyong dan Noni Sulawesi Utara (PNNS) tahun 2022 dipastikan tidak diikuti empat daerah di Bumi Nyiur Melambai. Keempat daerah itu yaitu Minahasa Selatan, Talaud, Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Selatan.

Ketidakikutsertaan empat daerah itu disayangkan Ketua Ikatan Nyong dan Noni Sulut (INNS) dr Devi Kartika Kandouw-Tanos.

Bacaan Lainnya

Menurut dr Devi, Pemilihan Nyong dan Noni Sulut tahun 2022 bukan hanya sekadar ajang tahunan. Tapi, ini bagian dari peningkatan sumber daya manusia pemuda-pemudi di Sulut.

Baca juga:  Tak Henti-hentinya dr Devi Ingatkan Pentingnya Pakai Masker dan Rajin Cuci Tangan

“Untuk itu, kami harapkan pemilihan ini akan menghasilkan yang terbaik. Bukan saja membantu pariwisata tetapi juga menjadi panutan bagi generasi muda,” tuturnya, Rabu (7/9/2022).

dr Devi menyebut, banyak alumni dari Nyong-Noni Sulut yang banyak berprestasi sampai di tingkat nasional.

“Sekaligus sebagai produk image pemuda pemudi Sulut. Jadi lebih ke positifnya saja. Bukan menilai secara seremonialnya sekadar pemilihan, tapi yang utama kita tingkatkan sumber daya manusianya,” pungkas Sekretaris TP-PKK Sulut ini.

Terpisah, Ketua Panitia PNNS 2022 John Lumopa mengatakan peserta yang akan ikut Pemilihan Nyong dan Noni Sulawesi Utara 2022 berasal dari sebelas kabupaten/kota di Sulut.

Baca juga:  PKBM Mentari Kilometer 3 Buka Pendaftaran Paket A, B dan C T.A 2022/2023

Para peserta, lanjut dia, akan mengikuti beberapa tahapan sebelum malam puncak pemilihan yang rencananya dihelat di Mercure Resort Tateli Minahasa, 18 September 2022.

“Saat ini Tahapan Pra Karantina 7-8 September, yang dilakukan secara virtual. Untuk karantina dan final akan diadakan di Mercure Resort Tateli Minahasa, tanggal 12-18 September 2022,” bebernya.

Kepada para calon Nyong & Noni Sulut 2022, dr John mengingatkan untuk benar-benar mempersiapkan diri dalam berbagai aspek.

“Terutama menjaga stamina dan kesehatan supaya bisa tampil prima selama karantina sampai final dan menjadi kebanggaan daerahnya masing-masing bahkan menjadi kebanggaan Sulut,” tandasnya.(sco)

Pos terkait