Aksi Kejahatan Tinggi di Wilayah Motoling Dua, Dibangun 7 Posko dan Ditempatkan Linmas Demi Keamanan Warga

indoBRITA, Amurang – Aksi kejahatan di Wilayah Kecamatan Motoling akhir-akhir ini disebut tinggi. Lebih khusus di Desa Motoling Dua, hal tersebut tak dapat dipungkiri bilamana pemerintah desa terpaksa turun dan mencari solusi agar tidak meluas hingga desa-desa lainnya.

Penjabat Hukum Tua Desa Motoling Dua Donald Pesik, S.Pd ditemui awak media membenarkan bahwa aksi kejahatan di wilayah kerjanya semakin menjadi. ”Angka kriminal atau kejahatan anak muda sesuai laporan yang masuk langsung ditindak. Pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan Polsek Motoling untuk bertindak tegas,” kata Pesik.

Menurut Pesik, pencurian ternak atau dogger, elektronik dan kenakalan remaja serta pemuda. Lebih parah lagi balap liar dengan menggunakan knalpot racing. Aksi yang terjadi di wilayah Motoling Raya tersebut harus ditindak dengan cepat. Oleh sebab itu, Polsek Motoling harus segera bertindak biar keamanan dan ketentraman warga tak terusik.

”Selain Polsek Motoling, tindakan preventif pemerintah desa dengan meningkatkan keamanan ketertiban dengan melibatkan satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas). Desa Motoling Dua terdiri dari enam jaga, dan dibangun enam posko. Ditamba posko induk, berarti posko desa menjadi tujuh. Masing-masing jaga/posko mengutus dua orang anggota linmas. Tentunya, semua Linmas menjadi tanggung jawab kepala seksi pemerintahan Denny Manese,” ujar Kepala TU SMPN 1 Motoling ini.

Baca juga:  Curah Hujan Tinggi, Kapolres Minsel Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selain menjaga keamanan desa para linmas, mereka juga harus tanggap disemua lini. Seperti tanggap darurat bencana dan lain sebagainya. Lanjut Pesik, anggota linmas wajib menggunakan seragam serta tanda pengenal jati diri.

Pesik menjelaskan, semua warga tak terkecuali harus melapor ke posko tiap jaga apabila melihat aksi kejahatan atau mencurigakan. Tetapi, jangan main hakim sendiri apabila tertangkap oknum-oknum tersebut. Karena pemerintah desa harus berkoordinasi dengan Polsek Motoling, maka semua yang dicurigai terhadap aksi kejahatan, tentunya kita serahkan ke proses hukum.

”Untuk itu, jelas penjabat dengan latar belakang IT langsung canangkan program linmas di Desa Motoling Dua. Seperti diketahui, penjagaan keamanan desa melalui posko yang ada, wajib anggota linmas berjaga dari pukul 21.00 Wita sampai jam 05.00 subuh. Tetapi, anggota linmas harus ronda jaga masing-masing,” tegasnya.

Baca juga:  KRYD Minggu Pagi, Polres Minsel Jaring 8 warga Pelanggar Prokes

Menariknya lagi, dalam rangka memperkuat sistem keamanan dan ketertiban desa. Pemerintah Desa Motoling Dua memprogramkan pemasangan CCTV di tiap jaga. Atau lokasi keramaian dengan kepadatan sangat tinggi.

”Saat ini, telah dipasang ujicoba CCTV di 5 titik. Namun, CCTV tersebut langsung aktif. Sekali lagi, baik siang maupun malam pantauan aktifitas warga Motoling Dua dan masyarakat pada umumnya ikut terpantau melalui monitor TV. Kata Pesik, rencana hingga Oktober 2022 akan terpasang 11 unit di desa ini. Bahkan, usai pembukaan Hapsa P/KB Sinode GMIM ke 65 di Wilayah Motoling, bupati Franky Donny Wongkar akan meresmikan sekaligus pencanangan program pemasangan CCTV di Kabupaten Minsel,” pungkas Pesik. (ape)

Pos terkait