Lantik Kepengurusan KONI Sitaro, Steven Kandouw Ingatkan Kerja Bukan Cari Uang

indoBRITA, Manado – Komite Olahraga Nasional Indonesi (KONI) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) periode 2022-2026 terbentuk dan siap action. Setelah, kepengurusannya dilantik Ketua Umum KONI Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, Selasa (19/9/2022) di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut.

Adapun Ketua KONI Sitaro yang baru dilantik yakni Evangelian Sasingen. Ia tak lain adalah Bupati Sitaro.

Pada proses pelantikan, Kandouw  menyampaikan naskah pelantikan bahwa pentingnya janji sumpah dari seluruh keanggotaan, serta patuh dan tunduk kepada Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia serta pada aturan organisasi.

Ia juga mengingatkan tentang pengabdian dalam menjadi pengurus KONI.

“Selamat atas pelaksanaan pelantikan pengurus KONI Sitaro. Pertama, ini bekerja bukan kerja cari uang, tapi ini kerja pengabdian! Kalau mencari uang bukan disini tempatnya, tapi efeknya luar biasa terutama bagi masyarakat. Dengan olahraga kita bisa pupuk di Sitaro dengan menyalurkan jiwa persaingan positif dalam olahraga,” ingatnya.

Baca juga:  Temui Warga Nusa Utara, Olly Teguhkan Komitmen Membangun Sulut dengan Politik Kesejahteraan

“Kedua, KONI ini tujuannya untuk ukir ajang prestasi, di mana salah satu cara diakui dunia itu melalui olahraga. Makanya jangan heran kalau pemerintah mensupport olahraga, karena secara khusus ini mengangkat harkat martabat negara, khususnya Provinsi Sulut dan lebih khusus untuk Kabupaten Sitaro sendiri,” tambah Kandouw.

Kandouw yang juga Wakil Gubernur Sulut ini menambahkan lewat olahraga dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik, unggul dan niscaya generasi-generasi muda di Sitaro akan terbentuk qulaified (memenuhi syarat) yang positif, bukan hanya pada otak namun fisik dengan ditunjang kesehatan jasmani.

“Hal krusial, bahwa KONI salah satu institusi yang dilindungi Undang-undang, termasuk dalam hal hibah setiap tahunnya dan ini sah. Oleh karenanya, dalam pengelolaannya akuntabel, ada bupati mengawasi dengan setiap selesai kegiatan langsung SPJ jangan ditumpuk-tumpuk. Ini seperti inspektorat ada pengawasan karena di mana-mana itu bisa terjadi langsung ambil uang. Ingat, bandit banyak kalau tidak diawasi bandit akan berhasil,” tegas Kandouw.

Baca juga:  Minimalisir Salah Input Data Vaksinasi, Bupati Elly Kumpul Camat dan Kades se-Talaud

Disatu sisi tidak semua olahraga itu harus diutamakan, namun KONI lebih kepada agenda-agenda resmi seperti halnya PON dan Porprov. Substansinya yang lebih kepada pemilihan ketua olahraga, itu harus yang sesuai dengan passion hobi.

“Jadi ini agenda persiapan ke depan untuk PON 2024 Aceh Sumatera Utara, saya yakin ada utusan dari Sitaro. Jadi paling baik lihat sesuai dengan kearifan lokal, pintar-pintar dalam mengambil kebijakan. Selamat bekerja kepada ketua dan jajaran pengurusnya, saya yakin bisa raih terbaik dari 14 kabupaten/kota yang lain,” tandas mantan Ketua DPRD Sulut itu.(sco/*)

Pos terkait