Gelar Rakerda, Gubernur Olly Harap HIPMI Sulut Tetap Eksis

indoBRITA, Manado – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Peninsula Manado 24-25 September 2022. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Diklatda dan Forum Bisnis Daerah (Forbida).

Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Sulut Lukman Lapadengan membuka kegiatan. Hadir juga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulut Rio Dondokambey dan perwakilan HIPMI Pusat Muhamad Heru Mahyudin.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulut mengharapkan HIPMI kian eksis dan ikut berpartisipasi menyukseskan program pemerintah.

“Sebagai mitra pemerintah, HIPMI senantiasa diharapkan menjadi organisasi yang senantiasa eksis dan ikut serta berpartisipasi menyukseskan program-program dan berbagai kegiatan Pemerintah di sektor ekonomi,” ujar gubernur.

Menurut Gubernur Olly, kiprah dan eksistensi HIPMI di daerah, pastinya akan sangat berarti, sehingga kebersamaan BPD HIPMI Sulut sangat diharapkan.

“Disamping totalitas dalam pelaksanaan peran dan fungsi dalam menghimpun, melakukan pembinaan, serta meningkatkan kompetensi anggota dan masyarakat,” tuturnya.

HIPMI telah ikut menjadi bagian dalam memajukan Provinsi Sulawesi Utara dalam berbagai sektor.

“Berkat dukungan dari segenap komponen pembangunan, termasuk Pengurus dan Anggota HIPMI di daerah, bersama-sama kita telah mampu memajukan pembangunan. Kita dapat menjaga perekonomian daerah di Sulut tetap tumbuh. Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara di triwulan ke-2 mencapai angka 5,93 persen, dan berada diatas rata-rata nasional yang mencapai 5,44 persen. Kondisi ini kita asumsikan tetap mengalami pertumbuhan positif, hingga di triwulan ke-4 bertumbuh dikisaran 4,5 sampai 5,55 persen,” kata gubernur.

Baca juga:  Tinggal Biro Protokol yang Belum Open Bidding 

Senada, Ketua KADIN Sulut Rio Dondokambey memberi apresiasi atas terlaksana kegiatan ini. Menurutnya, memang sudah seharusnya dilaksnakan rapat kerja guna menyusun maupun mengevaluasi tiap program-program kerja.

“Kiranya kedepan kita akan terus bersinergi dan berkontribusi untuk kemajuan ekonomi Sulut,” kata Rio Dondokambey.

Namun demikian, disadari bahwa peran Pengurus dan Anggota HIPMI Provinsi Sulawesi Utara dalam kemitraan, kedepan diperhadapkan dengan beragam tantangan.

“Kita semua ditantang dalam melakukan percepatan pembangunan, khususnya pemulihan kondisi daerah, pemulihan ekonomi, termasuk melalui pemberdayaan pengusaha-pengusaha muda,” sebut dia.
Dalam rangka menjawab tantangan kedepan, Rio berharap, kiranya sinergitas dan hubungan kerja akan semakin kuat.

“Kolaborasi kita kedepan semakin mantap, untuk berinovasi, memajukan daerah lewat topangan pada sektor perekonomian. Kapasitas dan kualitas pengusaha-pengusaha muda di Sulawesi Utara akan meningkat, hingga akan meningkatkan kesejahteraan, serta turut memberi sumbangsih bagi kemajuan daerah Sulawesi Utara,” beber dia.

Ketua HIPMI Sulut Natanael Pepah mengatakan, rapat kerja daerah guna merencanakan beberapa program yang akan menjadi acuan.

Baca juga:  Jalin Kerja Sama dengan Unsrat, Pemprov Sulut Siapkan Program Pembangunan Pertanian

Sekaligus memberi arahan terhadap anggota agar tetap solid. Di mana targetnya, dengan semangat dan motivasi dapat terus saling bersinergi baik secara internal, dan eksternal untuk membangkitkan perekonomian daerah.

“Serta mampu menjadi mitra pengembangan potensi daerah Sulawesi Utara,” ungkap Natanael Pepah.

Dalam Rakerda ini, pengurus HIPMI Sulut diminta untuk bersama-sama berkontribusi baik tenaga maupun pikiran.

Dia berharap, melalui keseriusan dan sinergitas yang mulai terbangun, HIPMI Sulut mampu menciptakan mampu berdaya saing lebih mumpuni di daerahnya.

“Harus aktif, serta berjiwa besar menjalankan roda organisasi dengan baik,” tuturnya.

Natanael Pepah juga menegaskan konsekuensi bagi para pengurus dan kader yang tidak aktif. “Tentu ada sanksinya. Termasuk yang tidak ada dalam Rakerda ini, langsung diganti,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bryan Tulungen menjelaskan, tema RAKERDA, DIKLATDA & FORBIDA BPD HIPMI Sulut kali ini adalah “Sinergitas Pengusaha Muda dan Pemerintah Daerah sebagai Prime Mover menuju Sulawesi Utara yang Maju dan Sejahtera di Pintu
Gerbang Asia Pasifik”.

“Tema itu diambil sebagai fokus HIPMI Sulut menciptakan organisasi yang baik dan terukur, untuk menunjang perekonomian Indonesia. Terlebih bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan kegiatan pengusaha muda baik UMKM atau pun usaha lainnya,” tandasnya.(sco/*)

Pos terkait