dr Merry Mawardi Hadirkan Aplikasi SIPPAK, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Kepegawaian

indoBRITA, Manado – Sekretaris Dinas Sosial Daerah Sulawesi Utara (Sulut) dr Merry Mawardi SpA menampilkan aplikasi SIPPAK (Sistem Informasi Pengelolaan Pelayanan Administrasi Kepegawaian) pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Provinsi Sulut Angkatan II Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2022 di Graha Gubernuran Bumi Beringan Kota Manado, Selasa (27/9/2022).

Kelebihan dari aksi perubahan dr Merry ini adalah jika sebelumnya dalam pengurusan administrasi kepegawaian, khususnya terkait dengan

pelayanan karir Aparatur Sipil Negara (ASN)

dilakukan secara manual. Tapi, kini sudah tidak lagi demikian.

“Dengan aplikasi SIPPAK, diharapkan dapat menjadi sarana yang menunjang peningkatan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian, yang pada akhirnya dapat berkontribusi bagi kinerja organisasi secara kolektif dalam mencapai tujuan Dinas Sosial Daerah Provinsi Sulawesi Utara,” tutur dr Merry usai pembukaan Expo Aksi Perubahan Kinerja Organisasi PKA Angkatan II Provinsi Sulut Tahun 2022.

Sekretaris TP-PKK Kota Manado ini menambahkan dengan peningkatan efisiensi penyelenggaran pelayanan administrasi kepegawaian maka untuk pengurusan  kepangkatan reguler dan kenaikan gaji berkala di Dinas Sosial Sulut, lebih efektif.

Baca juga:  Berikut Langkah Konkret Pemprov Sulut Lawan Covid-19

“Yang pasti inovasi yang dihadirkan ini untuk mendukung visi dan misi Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wakil Gubernur Steven Kandouw,” tukasnya.

dr Merry membeberkan tujuan dari Rancangan Aksi Perubahan (RAP) ada tiga tujuan. Yang terdiri dari tujuan jangka pendek, menengah dan panjang.

Dibeberkannya, untuk tujuan jangka pendek untuk terwujudnya aplikasi pengelolaan administrasi kepegawaian Dinas Sosial Sulut. Sementara tujuan ja gka menengah adalah termanfaatkannya aplikasi pengelolaan administrasi kepegawaian Dinas Sosial Sulut.

“Untuk tujuan jangka panjang RAP adalah terwujudnya pemanfaatan aplikasi pengelolaan administrasi kepegawaian Dinas Sosial Sulut secara berkelanjutan dengan penguatan pada upaya pengembangan aplikasi yang disesuaikan dengan perkembangan kemajuan teknologi dan dinamika peraturan tentang kepegawaian,” bebernya.

Selain dr Merry, dalam Expo Aksi Perubahan Kinerja Organisasi PKA Angkatan II Provinsi Sulut Tahun 2022 ini diikuti 24 peserta lainnya.

Expo Aksi Perubahan Kinerja Organisasi PKA Angkatan II Provinsi Sulut Tahun 2022 ini sendiri dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut Praseno Hadi.

Baca juga:  Genjot Pembangunan, Periode Kedua OD-SK Jadikan Sulut Semakin Hebat

Mengawali sambutannya, Hadi mengatakan banyak selamat para peserta PKA Pemprov Sulut Angkatan II Tahun 2022.

Hadi mengakui adanya pendidikan, membuat seorang memiliki kompeten.

“Saya sangat setuju karena saya paling tidak percaya orang jadi pintar, ahli, teranpil dan kompeten tanpa melalui diklat (pendidikan dan pelatihan),” tuturnya.

Namun, apabila sudah mengikuti pendidikan tapi tidak menghasilkan itu yang dipertanyakan.

“Jadi evaluasinya setelah pendidikan. Merasa kompentensi tak meningkat, berarti sekolah ulang,” tuturnya.

Lebih jauh dikatakannya, proses pelatihan yang membutuhkan waktu tiga bulan, harus menghasilkan untuk mendukung visi misi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

“Memang melelahkan, tapi yakinlah ini bukan hanya untuk diri sendiri, peningkatan karir tapi untuk Pemerintah Provinsi karena ini ajanh mendukung visi dan misi pak gubernur dan pak wagub,” terangnya.

Di akhir sambutan, ia menitip pesan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, agar inovasi dari peserta PKA ini diimplementasikan di SKPD masing-masing.

“Apa yang kita peroleh dipraktekan dalam bekerja,” tukasnya.(sco)

Pos terkait