Ketua PD Bhayangkari Sulut Serahkan Bantuan Untuk Korban Bencana Kebakaran Pasar 54 Amurang

indoBRITA, Amurang – Ketua Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sulawesi Utara Ny. Mila Mulyatno, bersama ibu-ibu Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut, meninjau pos pengungsian korban bencana kebakaran Pasar 54 Amurang di Kelurahan Ranoiapo, Kec. Amurang, Kab. Minsel, Senin (03/10/2022).

Tiba di pos pengungsian, Ibu Ketua PD Bhayangkari Sulut dan rombongan disambut langsung Ketua Bhayangkari Cabang Minsel Ny. Della Bambang Harley, Ketua TP-PKK Minsel Ny. Elsje Rosje Wongkar Sumual, ibu-ibu pengurus cabang Bhayangkari Cabang Minsel dan jajaran Forkopimda Minsel yakni Bupati Franky Donny Wongkar SH; Wakil Bupati Pdt. Petra Rembang, M.Th; Kapolres AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK; Kajari Budi Hartono, SH, M.Hum; serta Sekda Minsel Glady Kawatu, SH, M.Si; perwakilan PN Amurang, Kaban BPBD Minsel Torry Joseph dan Camat Amurang.

Baca juga:  Miris, Tujuh Honda K2 Minut Akan berebut Tiga Kursi di Penerimaan CPNS 2018

Terpantau, Ketua PD Bhayangkari Sulut bersama rombongan didampingi Forkopimda Minsel, PKK Minsel dan ibu-ibu Bhayangkari Minsel menjumpai serta bertegur sapa dengan warga korban bencana kebakaran Pasar 54 Amurang.

Peninjauan pos pengungsian dan dapur lapangan ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuan untuk korban bencana kebakaran.

“Bantuan ini sebagai wujud empati untuk meringankan beban warga korban bencana kebakaran Pasar 54 Amurang,” ujar Ketua PD Bhayangkari Sulut Ny. Mila Mulyatno.

Bantuan kepada warga korban bencana kebakaran diantaranya berupa popok, mie instan, kopi, teh, selimut, handuk, pakaian, gula pasir, minyak goreng, sabun mandi, telur ayam, beras dan karpet plastik.

Baca juga:  Pemkot Bitung Tegaskan Upacara Hari Lahir Pancasila Sesuai Prosedur

Pada kesempatan tersebut juga Ibu Ketua PD Bhayangkari Sulut, meninjau langsung dapur umum untuk warga korban bencana kebakaran.

“Tetap semangat dan terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga cobaan ini dapat dilalui dengan ikhlas,” pungkas Ny. Mila Mulyatno, sambil berpamitan untuk kembali ke Manado. (*/ape)

 

Pos terkait