Kuota 600 CPNS Mimika Jangan Diintervensi, Magal: Silahkan Tes Kompetensi

indoBRITA, Timika – Tuntutan agar dipenuhi kuota 600 CPNS Kabupaten Mimika, Provinsi Papua tahun 2022 direalisasi. Sebagaimana aksi damai 600 tenaga honorer di Kantor Bupati Mimika dan diterima Asisten III Setdakab Mimika Hendritte Tandiono belum lama.

”Ya, kami datang untuk meminta penjelasan kepada bupati Mimika, agar kuota 600 CPNS tahun 2022 benar-benar terealisasi. Karena, sepertinya hal diatas bakal tidak ada. Jadi, aksi damai diatas belum akan berakhir. Namun, diyakini bahwa aksi tersebut akan kembali terjadi,” kata Harun Magal, tokoh pemuda Mimika kepada awak media ini.

Sebelumnya, lanjut Magal telah ada aksi serupa yang dipimpin Niko Kanungok. Aksi tersebut langsung dibacakan pernyataan sikap dan didengar Asisten III Hendritte Tandiono.

”Usai pertemuan dengan Asisten III, apa yang kemudian menjadi sikap kami nantinya akan diserahkan kepada bupati. Sekali lagi, aksi dikantor bupati Mimika langsung bertemu duo tokoh penting asal Kabupaten Mitra. Berkas yang kami antar secara langsung agar di percaya bahwa kami antar surat tersebut secara tertulis,” sebutnya.

Baca juga:  Pemkab Minahasa Bersama Polres Minahasa Lakukan Penandatanganan MOU Mengenai Pengawasan Dandes

Menurut Magal, pernyataan sikap kami biar kiranya kuota 600 CPNS di Kabupaten Mimika bisa diterima Sekda melalui BKD. Jadi, nantinya pula segera laksanakan tes kompetensi terhadap usulan 600 CPNS di Kabupaten Mimika.

”Disadari bahwa usulan tersebut sangat dinanti-nantikan warga Mimika. Lebih khusus, para pemuda yang ingin mengabdi sebagai abdi negara,” tegas Magal lagi.

Dikatakannya, pernyataan sikap kepada pak Sekda, melalui kepalad BKD Mimika diminta tidak diintervensi dalam hal membatalkan atau menunda. Gerakan kepedulian kami murni agar para honorer yang sudah bertahun-tahun bisa diterima sebagai bagian dari abdi negara.

Baca juga:  6.000 Peserta Bakal Ramaikan Gerak Jalan dan Senam Massal pada Peringatan Hari Ibu ke-91

“Kami menyatakan sikap agar segera tes kompetensi, terhitung mulai hari ini. Sampai pada waktu yang ditentukan Pemkab Mimika. Para honorer juga memberikan waktu hingga dua minggu ke depan, untuk mendapatkan kepastian kapan mereka akan melakukan tes,” ungkap Magal.

Asisten III Setdakab Mimika Hendritte Tandiono usai menerima poin tuntutan para honorer, menyampaikan dirinya akan melanjutkan apa yang menjadi tuntutan mereka ke Bupati Mimika. Namun demikian, ajaknya kita menunggu saja. Pastinya, semua akan diberikan Tuhan kalau kita selalu mengucap syukur.

“Saya menyampaikan terima kasih karena telah membawa aspirasi. Dan sudah kami terima dan akan kami lanjutkan ke pimpinan yakni Bupati sebagai pejabat pimpinan kepegawaian,” pungkasnya.
(*/ape)

Pos terkait