Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan, Semua Elemen Gelar Doa Bersama di Stadion Klabat

IndoBRITA, MANADO – Aksi solidaritas dan empati terhadap tragedi sepak bola di Kanjuruhan Malang Jawa Timur belum lama ini terus mengalir di semua Daerah. Tak terkecuali berbagai elemen di Tanah Nyiur Melambai Sulawesi Utara yang menaikan doa bersama di Stadion Klabat Manado Sabtu 10/10/22.

Berlangsung di Stadion Klabat Manado, berbagai keterwakilan dari pecinta sepak bola, tokoh agama, aparat Polri, termasuk perwakilan Suporter klub andalan Sulawesi Utara Sulut United menyalahkan lilin serta menaikan doa bersama untuk para korban peristiwa Kanjuruhan semoga arwahnya diterima disisi allah swt dan para korban yang dirawat bisa segera sembuh serta jadikan peristiwa Kanjuruhan adalah kejadian terakhir dan tidak terulang kembali.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Polresta Manado Tangkap Buronan Kasus Pemerkosaan di Bolmong Utara

Dengan memegang poster yang bertuliskan “Pray For Kanjuruhan” semua tampak khusyuk dan menimbulkan rasa haru saat doa bersama digelar.

Yansen Baban Ketua Suporter Brigata The Man Sulut mengatakan apresiasinya pada semua pihak yang terpanggil melakukan kegiatan seperti doa bersama ini.

“Sebagai pencinta dan yang mendukung sepakbola Sulawasi Utara, sebuah langkah kepedulian yang bagus ketika para suporter dan semua pihak menggelar doa bersama;  Ini menandakan bahwa duka yang sama dirasakan oleh kita semua bukan hanya kelompok suporter tetapi juga semua pihak yang juga menjadi korban. Kiranya doa kita semua bisa menghantarkan para korban ini ke surga dan menjadi refleksi, juga evaluasi bersama dalam kegiatan persepakbolaan yang ada di Indonesia” Kata Yansen.

Baca juga:  Bart Assa: Pembangunan RSUD Selesai Akhir Tahun 2019

Kegiatan doa bersama ini diikuti perwakilan dari berbagai elemen termasuk pecinta sepak bola di Sulawesi utara yang diharapkan melalui momen ini akan membawa sepak bola Indonesia Dewasa.

Ini adalah titik awal yang baik bagi kita semua. Semua aliansi suporter yang ada menjadi wadah bersama. Semua hanya rival 90 menit, tapi setelah itu, kita bersaudara, kita orang Indonesia.(hng)

Pos terkait