Kabinet OD-SK Kembali Dirombak

indoBRITA, Manado – Gerbong kabinet pemerintahan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) kembali mengalami perombakan.

Ada empat pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II dirombak. Mereka adalah:

Bacaan Lainnya

1. Fransiscus Manumpil, yang sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Daerah Sulut pindah ke Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut.

2. Sandra Moniaga (mantan Kepala Dinas Pangan Daerah Sulut) kini jabatan baru Sekretaris DPRD Sulut.

3. Daniel Mewengkang, sebelumnya Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Pembangunan, saat ini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut.

4. Edwin Kindangen, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut dipercayakan sebagai Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Pembangunan.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tersebut dilakukan Wakil Gubernur Steven Kandouw di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Jumat (14/10/2022).

Baca juga:  Bupati FDW dan Wabup PYR Menerima Arahan Presiden Jokowi

Wagub Kandouw dalam arahannya mengatakan perombakan merupakan hal yang biasa dalam pemerintahan.

Ia meyakini, pejabat yang dilantik sudah sesuai dengan minat. Dalam hal penempatan pejabat struktural ini, kata Wagub, sudah sesuai dengan aturan dengan melihat pertimbangan komprehensif yang sudah dilaksanakan.

“Syarat kepangkatan sudah memenuhi. Saya yakin teman-teman mampu menjalankan tugas,” terangnya.

Menurut Wagub Kandouw, semua yang dilantik penting. Untuk posisi Sekretaris DPRD saat ini diperhadapkan dengan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD).

“Kita akan menghadapi RAPBD yang sudah kita masukan. Deadline Sekwan tidak boleh diundur. Harus 30 November paling lambat. Saya yakin bisa. Mudah-mudahan cepat beradaptasi mampu menjembatani TAPD dan Banggar. Rileks saja. Tidak usah tegang. Enjoy,” ungkap Kandouw.

Begitu juga dengan Asisten Adminstrasi Umum. Diperlukan pejabat yang mempuni sepeninggal Asiano Gamy Kawatu.

“Mudah-mudahan ada Gamy yang baru. Pejabat yang baru harus seperti Pak Gamy yang menguasai manapun. Kalau perlu melewati. Pesan Pak Gubernur harus cepat menguasai keuangan dan kepegawaian. Tolong tune dengan BKAD dan BKD. Tidak menunggu lama harus cepat identifikasi,” tegasnya.

Baca juga:  Pemkot Manado Mulai Berkoordinasi dengan Pemprov, Wagub: Kenapa tak Dari Dulu?

Untuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kata Steven Kandouw, visi Gubernur dalam RPJMD harus segera direalisasikan.

“Apa yang sudah dikerjakan pejabat lama dijaga kalau perlu dilaksanakan lebih baik lagi,” kata Steven Kandouw.

Terakhir, ia mengingatkan posisi staf ahli untuk terus melahirkan pemikiran dan kajian-kajian untuk membuat telaah lebih mendalam untuk dimasukan Gubernur.

“Staf ahli penting memberikan masukan. Tidak harus menunggu. Kalau ada kajian-kajian yang dimasukan. Begitu juga dengan beberapa pelaksana tugas harus lebih komprehensif dalam memberkan kajian,” pungkasnya.

‘Ditinggal’ Manumpil, jabatan Kepala Dinas PM-PTSP Sulut terjadi kekosongan. Jabatan ini pun diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) yakni Kepala Bidang Syalom Korompis. Sementara Royke Kodoati diangkat Plt Kepala Dinas Pangan.(sco)

Pos terkait