KPU dan Bawaslu Sulut Ikut Pantau Verfikasi Faktual Keanggotaan Parpol di Bitung

Komisioner KPU Sulut Lanny Anggrainy Ointu (kemeja putih) dan Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh saat memantau pelaksanaan verifikasi faktual yang digelar KPU Bitung di salah satu pemilik warung yang terletak di Kelurahan Tandeki.(ist)

indoBRITA, Bitung— KPU dan Bawaslu Provinsi Sulut ikut turun dan memantau langsung pelaksanaan verifikasi faktual keanggotaan Parpol calon peserta Pemilu 2024 yang dilaksanakan oleh KPU Bitung, Kamis (20/10/2022).

Komisioner KPU Sulut yang hadir yakni Lanny Anggriany Ointu dan Ardiles Mewoh Ketua Bawaslu Provinsi Sulut di awal pemantauan mendatangi salah satu warung sederhana milik warga di Kelurahan Tandeki Kecamatan Matuari selanjutnya memantau pelaksanaan Verifikasi Faktual di Kelurahan Wangurer Timur Kecamatan Madidir.

Bacaan Lainnya

Kedatangan dua anggota penyelenggara Pemilu tingkat Provinsi tersebut didampingi langsung Ketua KPU Bitung Deslie Sumampouw dan Komisioner KPU yang juga Ketua Devisi Data Yunoy Rawung.

Baca juga:  Pemkot Bitung Terima Bantuan Bapok Dari PT Indo World

Di lokasi Verifikasi sendiri, tim Verifikator menemukan sejumlah kesalahan input nama, nomor KTP bahkan ada yang mengaku tidak masuk dalam keanggotaan namun tercatat di Sipol Parpol tertentu.

Tak cuma itu, tim verifikator juga sempat kecele saat turun ke rumah yang bersangkutan namun orangnya sedang tidak berada di rumah.

Atas hal ini, Komisioner KPU Sulut Lanny Anggrainy Ointu menjelaskan bahwa saat ini memang KPU Kabupaten/Kota di Sulut tengah melakukan verifikasi Faktual keanggotaan Parpol calon Peserta Pemilu tahun 2024.

“Tentu jika ada ditemukan sejumlah temuan tidak berada di tempat, tim dari KPU mengisi lembar kerja dan membuat surat keterangan tidak bisa ditemui. Demikian juga ketika ada yang ditemukan warga keberatan namanya masuk dalam keanggotaan Parpol tertentu dibuatkan surat keterangan dan ditandatangani oleh yang bersangkutan,” terang Ointu

Baca juga:  Wilayah Luas, Bawaslu Perlu Peran Warga Awasi Pemilu

Disentil soal sanksi bagi Parpol, perempuan cantik ini mengatakan, tahapan Verifikasi ini masih akan berlangsung hingga pada 4 November 2022 mendatang dan setelah itu akan ada kesempatan bagi Parpol untuk melakukan perbaikan.

Terpisah, Ardiles Mewoh, Ketua Bawaslu Sulut juga mengatakan pengamatan Bawaslu terkait Verifikasi Faktual ini sudah ke Tomohon dan Minahasa dan Bitung namun semua berjalan dengan lancar.

“Semua berjalan sesuai dengan prosedur dan lancar,” singkat mantan Ketua KPU Sulut ini.(*)

 

Pos terkait