Sosialisasi Soal Stunting di Uwuran Dua, FER Ingatkan ‘Bumil’ untuk Jaga Kandungan dengan baik

indoBRITA, Amurang – Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, SE kembali menjadi Nara sumber dalam rangka sosialisasi tentang Promosi dan KIE Pencegahan Stunting bersama Mitra kerja dan Kegiatan Momentum di BPU Kel. Uwuran Dua, Rabu (26/10/2022). Kegiatan digelar oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Minsel.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, SE dihadapan 300 – san warga Kel. Uwuran Satu dan Uwuran Dua menjelaskan, inti dari kegiatan ini adalah soal bagaimana pencegahan Stunting. ”Seperti diketahui, Indonesia terdapat 12 provinsi tertinggi Stunting. Dari 12 daerah, paling parah adalah NTT dan Jawa Timur. Namun demikian, diharapkan semua masyarakat lebih khusus para ibu hamil muda untuk terus menjaga selama kehamilannya,” ujar Srikandi NasDem utusan Sulawesi Utara.

Maksud dari sosiisasi tersebut, berharap kepada anak muda (cewek, red) yang akan mempersiapkan menjadi ibu muda (hamil, red). Karena viral tentang Stunting, makanya harus jaga dengan baik kandungannya.

”Ingat, bukan untuk menakutkan kondisi yang terjadi. Tetapi, agar orang tua (mama dan papa, red) untuk selalu memberi masukan yang baik agar tidak ada masalah ketika melahirkan. Sekali lagi diingatkan jaga kandungan dengan baik. Jaga pola makannya, serta rajin berolahraga agar saat melahirkan berjalan dengan baik,” kata wanita asli Desa Rumoong Bawah ini.

Baca juga:  Tiga Tahun Menjabat Sekretaris DPRD Sulut, Silangen Puji Kinerja Glady Kawatu

Runtuwene menambahkan lagi, sebagai orang tua tidak ingin anaknya melahirkan dalam kondisi tidak sehat. Semua orang tua menginginkan itu. Oleh sebab itu, jangan sia-siakan manfaat yang ada untuk terus berkonsultasi dengan dokter puskesmas atau pihak rumah sakit.

”Sosialisasi seperti ini, khusus di Amurang Raya juga harus persetujuannya. Karena, untuk menggelar sosialisasi butuh kehadiran orang. Selesai sosialisasi, tentunya harus disediakan uang jalan atau lainnya. Dengan demikian, menurut eks anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dua periode kegiatan seperti ini penting menghadirkan anak muda,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara Ir Diano Tino Tandaju, M.Erg diwakili Sekretaris Laidy Debby Ante mengungkapkan, apa yang disampaikan ibu Felly Estelita Runtuwene benar. ”Karena memang, Komisi IX DPR RI adalah mitra kerjanya. Sekali lagi, soal anggaran kami semuanya bergantung komisi IX. Oleh sebab itu, rugi kalau para ibu-ibu muda tidak hadir dalam acara seperti ini. Nah, saya mengajak warga lainnya untuk terus hadir di desa/kelurahanainnya,” jelas Ante.

Baca juga:  Bupati JWS Pantau Pengangkatan Eceng Gondok, Warga Sekitar Terlihat Gembira

Sedangkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Minsel Meity Netty Tumbuan, S. Pd, M. Si menekankan bahwa khusus Minsel belum ada laporan soal kasus Stunting. ”Tetapi, kita jangan abay atau lalai dengan penyakit keras bagi anak-anak. Apa yang disampaikan Ketua Komisi IX FER serta Kepala Perwakilan BKKBN Sulut benar dan sangat bermanfaat. Jangan sia-siakan manfaat yang baik untuk kita ketahui semuanya,” ujar Tumbuan.

Hadir wakil ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Paulman S Runtuwene, ST, Lurah Uwuran Dua, staf Perwakilan BKKBN Sulut, staf Ketua Komisi IX dan banyak lagi. Menariknya, jalan kantor lurah Uwuran Dua nyaris tak bisa melewati kendaraan roda dua hingga empat lantaran terganggu dengan warga yang duduk hingga jalan raya. (ape)

Pos terkait