Kejati Sulut Tahan Tersangka Korupsi PDAM Manado

IndoBRITA, MANADO-Tim penyidik pada Aspidus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara melakukan penahanan terhadap tersangka yang diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Asset PDAM Kota Manado, berinisial Drs. J.W, BE, warga Kelurahan Mahakeret Barat Linkungan IV, Kecamatan Wenang Kota Manado

Mantan Sekretaris Badan Pengawas PDAM Manado periode 2005-2006, dan Direktur Teknis PT. Air Manado sejak tahun 2019 ini diduga secara bersama-sama, maupun bertindak sendiri-sendiri secara melawan hukum dan menyalahgunakan kewenangan yang ada padanya diduga turut bersama-sama dengan tersangka HR dan FT membuat keputusan untuk menyetujui perjanjian Kerjasama (PKS) Pengelolaan Air Bersih di Kota Manado tanpa terlebih dahulu membuat kajian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Kejati Sulut Tahan Mantan Direktur Tanggap Darurat BNPB

“Bahwa tersangka termasuk sebagai orang yang ikut berperan atas terlaksananya Kerjasama antara Pemkot Manado, PDAM Manado dengan BPTS Trita Sulawesi/WMD yang merugikan keuangan negara sebesar € 936.000, dan Rp.55.964.456.755,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Edy Birton melalui Kasi Penkum Theodorus Rumampuk.

Bahwa tersangka ditetapkan sebagai tersangka setelah memenuhi 2 alat bukti yang cukup dan diduga keras melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 UU No .31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambahkan oleh UU No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Baca juga:  Tim Penkum Kejati Sulut Gelar Penyuluhan Hukum JMS di SMK Negeri II Bitung

“Tersangka ditahan di Rutan Malendeng Manado berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Nomor: PRINT-1138/P.1/Fd.1/10/2022 tanggal 25 Oktober 2022 selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 25 Oktober 2022 sampai dengan tanggal 13 November 2022,” jelas Rumampuk.(hng)

Pos terkait