Festival Bunaken 2022 Tampilkan Konser Musik, Budaya hingga Pelestarian Lingkungan

indoBRITA, Manado – Festival Bunaken siap digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Pariwisata Daerah. Event tersebut direncanakan dilaksanakan, tanggal 2-4 November 2022 mendatang.

Kegiatan Festival Bunaken 2022 akan dihelat di tiga lokasi berbeda, yakni Pulau Bunaken, Malalayang Beach Walk dan Pohon Kasih Kawasan Mega Mas Manado.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Festival Bunaken 2022 Adriana Dondokambey mengatakan pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Rabu (2/10/2022) di lokasi wisata yang baru di Kota Manado, yaitu Malalayang Beach Walk.

Baca juga:  Parade Kendaraan Hias Ramaikan Christmas Festival 2018

Dibeberkannya, pada pembukaan Festival Bunaken 2022 akan ditampilkan berbagai atraksi. Seperti, penampilan 65 kapal di lokasi opening ceremony.

“Kapal-kapal ini berasal dari kapal TNI, japal private, kapal pariwisata, jet ski hingga katinting,” bebernya dalam jumpa pers, di Talise Park, Kolongan, Minahasa Utara, Jumat (28/10/2022).

Penampilan budaya pun ikut disuguhkan. Akan ada Parade Kebaya Go To UNESCO. Nantinya parade itu akan dibawakan oleh ibu-ibu dengan mengenakan kebaya.

Tak sampai di situ, masih dalam rangkaian pembukaan Fetival Bunaken 2022, akan dihelat konser musik. Ada tiga bintang tamu yang diundang, yakni Krisdayanti, Grup Band Geisha, dan Rapper Amerika asal Manado Kenz.

Baca juga:  HUT ke-13 Gerbang Minsel, Gelar Pengobatan Gratis

Konser musik ini dimulai pada Pukul 19.00 WITA di Pohon Kasih Kawasan Mega Mas Kota Manado.

“Pada malam harinya kita hibur masyarakat dengan tiga bintang tamu. Konser ini gratis,” tukasnya.

Har kedua, ujar Adriana, akan dipusatkan di Pulau Bunaken.

“Di Pulau Bunaken agendanha ada pelestarian lingkungan, menanam mangrove, budidaya transpalansi karang dan pelepasan tukik,” paparnya.

Fetival Bunaken dibuat Pemprov Sulut guna mendorong sektor pariwisata Sulut, terlebih mendukung Daerah Super Prioritas Likupang. Diketahui, Pulau Bunaken merupakan salah satu detinasi penyanggah.

Dalam jumpa pers ini turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sulut Henry Kaitjily.(sco/*)

Pos terkait