PMD Usulkan 125 Desa Pilhut 2023, Poluakan: Semua Bergantung Kesiapan

indoBRITA, Amurang – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Minahasa Selatan mengusulkan tahun 2023 digelar Pemilihan Hukum Tua. Usulannya, 125 Desa dari 42 Desa yang sudah lebih dahulu dilaksanakan. Bahkan, DPRD Minsel pun menyetujui untuk dibahas dengan menyisikan anggaran di APBD 2023.

Kepala Dinas PMD Minsel Drs Efer Poluakan disela-sela persiapan menuju Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow dalam rangka melihat dari dekat salah satu Cabor yang ikut serta di Porprov XI tahun 2022 menjelaskan, bahwa PMD telah mengusulkan 125 Desa untuk dilaksanakan Pilhut tahun 2023. ”Jadi, usulan tersebut langsung disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Minsel. Tak hanya itu, usulan pun diteruskan ke BANGGAR DPRD Minsel untuk dibahas,” ujar Poluakan.

Poluakan menambahkan, bahwa DPRD Minsel sementara membahas dan semoga para wakil rakyat Minsel bisa melihat kepentingan bersama dalam rangka kesejahteraan rakyat. Artinya, Pilhut 2023 untuk 125 Desa dari 42 Desa yang sudah lebih awal digelar. Maka dari itu, pihaknya berharap Pilhut 2023 Minsel akan terlaksana.

”Namun demikian, tahun 2023 telah masuk tahapan resmi Pemihan Umum (Pemilu) oleh KPU Minsel. Tetapi, kami usulkan agar Pilhut Minsel tidak bertentangan dengan agenda nasional. Usulan tersebut mendapat persetujuan DPRD juga bupati dan wakil bupati. Oleh sebab itu, mohon doakan agar Pilhut 125 Desa terlaksana tanpa intervensi pihak lainnya,” kata mantan Asisten III Setdakab Minsel.

Baca juga:  DPC tak Dukung SK Jacko Cs, Siap Diganti

Ditambahkan Poluakan lagi, keinginan warga Minsel soal dilaksanakan Pilhut 2023 sangat besar. Maka dari itu, pengambil keputusan soal anggaran (DPRD, red) dimintakan untuk mendukungnya. Dan saat ini, BANGGAR DPRD bersama TAPD sementara membahas soal RAPBD 2023 dan didalamnya anggaran Pilhut 2023.

”Untuk kebutuhan anggaran Pilhut 2023, kata Poluakan pihaknya mengusulkan Rp 6.ooo.ooo.ooo; jadi usulannya sebesar Rp 6 miliar untuk 125 desa dalam rangka Pilhut serentak tahun 2023. Untuk perincian per desa berapa jumlah rupiah, tentunya kita belum tetapkan. Namun, kita usulkan anggarannya lebih duluh,” tegas pria low profil ini.

Lanjut Poluakan lagi, usulan anggaran Pilhut 2023 Rp 6 miliar. Namun, Desa juga tentunya menyediakan anggaran melalui APBDes. Besar anggaran ditetapkan di APBDes antara Rp 5 hingga 10 juta. Dan berharap, baik anggaran APBD maupun APBDes semuanya akan mencerminkan Minsel hebat dan rakyat sejahtera.

Baca juga:  Gubernur Olly Serahkan Mobilnya ke LVRI Sulut

Drs Roby Sangkoy, M.Pd salah satu anggota DPRD Minsel menulis di media sosial (Medsos) bahwa Pilhut 2023 harus digelar. Bahwa, dirinya dan Fraksi Partai Golkar sangat mendukungnya. ”Ya, sebagai wakil rakyat, tentunya kita harus dukung program bupati dan wakil bupati. Baru-baru ini, 42 Desa sukses menggelar Pilhut. Usulan PMD Minsel bahwa sisa 125 Desa harus dilaksanakan Pilhut. Dengan demikian, Pilhut jangan ditunda lagi. Dan harus dilaksanakan tahun 2023,” ungkap Rosa-sapaan Roby Sangkoy anggota DPRD empat periode.

Rosa juga merasa salut dengan bupati dan wakil bupati. Melalui TAPD bupati dan wakil Bupati berpesan agar disediakan anggaran Pilhut di APBD 2023. Awalnya, di statusnya tertulis 118 Desa, tetapi itu hanya kesalahan penulisan saja. Namun demikian, kita ikuti irama instansi terkait bahwa total usulan adalah 125 desa.

Dari amatan awak media gedung wakil rakyat di Desa Teep Kecamatan Amurang Barat hampir setiap hari dipenuhi kendaraan roda dua dan empat. Bahwa, para wakil rakyat dan para pejabat terkait ikut sama-sama membahas APBD 2023. Didalamnya Dinas PMD Minsel siap mengawal usulannya. (ape)

Pos terkait