Dinas Kebudayaan Sulut Gelar Lomba Cerdas Cermat Museum Tingkat SMP

indoBRITA, Manado – Lomba Cerdas Cermat Museum tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibuat Dinas Kebudayaan Daerah (Disbud) Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (30/11/2022).

Lomba yang dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Jani Lukas ini dilaksanakan di Aula Kantor Disbud Sulut. Adapun sebagai yang menjadi juri dalam lomba ini yakni Alfon Kimbal, JRE Tampi, Lodewyk Mamahani, Susan Pontoh dan Robby Kolibu.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Lukas berharap para siswa yang mengikuti lomba lebih memperluas informasi tentang warisan dan cagar budaya yang ada di museum.

Baca juga:  Sikapi Pelarangan Beribadah di Boltim, PASNA Sulut Apresiasi Penatua Rio Dondokambey

“Museum ini sangat penting dan bermanfaat bagi dunia pendidikan. Ada ribuan koleksi di museum yang otentik untuk melihat peradaban dan keberadaan Sulut di masa lalu,” ujarnya.

Hasil dari tingkat provinsi ini, lanjut dia, akan diikutsertakan dalam lomba utusan Sulut di tingkat nasional.

Di sisi lain, Lukas mengakui sekarang ini keberadaan museum bukan hanya tempat sumber informasi, tetapi juga sarana rekreasi.

“Kalau di luar negeri, museum itu banyak dijadikan tempat rekreasi. Nah, itu yang kita dorong di Sulut, agar museum ini bisa jadi tempat hiburan bagi masyarakat. Seperti ada pameran, teater dan kegiatan positif lainnya,” terangnya.

Baca juga:  Steven Kandouw Tiba-tiba ke Sinode GMIM

Apalagi, lanjutnya, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, terus menggenjot sektor pariwisata.

“Ini yang kita dukung supaya keberadaan museum dapat menunjang pariwisata di Sulut. Apalagi kedepan dipastikan banyak turis asing akan berkunjung ke Sulut dengan penambahan penerbangan langsung seperti dari Korea Selatan,” ungkapnya.

Ia memberi apresiasi atas antusias sekolah dengan mempersiapkan para siswanya mengikuti Lomba Cerdas Cermat Museum.

“Kiranya lomba ini dapat menambah wawasan para pelajar terkait sejarah dan kebudayaan Indonesia khususnya di Sulut. Selain itu, bisa menumbuhkan minat bagi generasi muda untuk datang berkunjung ke museum,” tandasnya.(sco/*)

Pos terkait