Tinggal Selangkah, DJT Gantikan Mendiang JJT

indoBRITA, Amurang– Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan dr. Michaela E Paruntu beberapa waktu lalu menyebut Dolly Jakob Tampemawa (DJT) siap menggantikan mendiang Jenny Johana Tumbuan (JJT). Bahkan, proses Penggantian Antar Waktu (PAW) pasca meninggal Ketua DPRD Minsel JJT sedang dalam proses lanjut.

”DJT adalah sosok terbaik di daerah pemilihan (Dapil) I yang juga siap menggantikan mendiang Jenny Johana Tumbuan. Jadi, DJT telah dinyatakan siap gantikan JJT dan sekarang dalam prosesnya. Termasuk, DPD II bersama DJT sendiri sementara melengkapi berkas-berkas dan telah diserahkan ke Sekretariat DPRD Minsel,” kata Ketua DPD II Partai Golkar Minsel dr Michaela Elsiana Paruntu, MARS.

Menurut MEP-sapaan Ketua Komisi Kategorial Remaja Sinode GMIM, berlakunya PAW di Fraksi Partai Golkar Minsel karena Ketua DPRD Minsel JJT meninggal dunia. Dengan demikian, saat ini kami telah usulkan ke KPU Minsel agar supaya memproses PAW sesuai nomor urut yang berlaku. Seperti diketahui, JJT adalah anggota DPRD Minsel dari PG periode 2019-2024.

”Dengan demikian, kita menunggu saja. Yang pasti, proses PAW sedang berlanjut. Harapannya, akhir Desember 2022 ini sudah selesai. Agar supaya, memasuki (awal, red) tahun 2023 sudah ada anggota DPRD Minsel baru hasil PAW. Dan pasti, segera pengisian ketua DPRD Minsel baru dari FPG,” jelas Paruntu.

DJT dihubungi di Desa Kapitu mengakui, bahwa berkas yang diminta telah lengkapinya. Namun disayangkan, masih ada satu surat lainnya yang harus dikeluarkan oleh Mahkamah Partai Golkar di Jakarta.

”Ya, kalau berkas lainnya sudah selesai. Tetapi, saat ini pihaknya sementara menunggu surat penting lainnya dari Mahkamah Partai Golkar. Bahkan, salah satu pengurus telah diutus ke Jakarta sambil berharap bertemu dengan Ketua DPD I Christiany Eugenia Paruntu untuk menuju DPP PG dan mendapatkan surat tersebut. Jadi, apabila surat tersebut ada ditangannya maka pihaknya langsung mengantar kepada Plt Ketua DPRD Minsel Stefanus DN Lumowa, SE,” ujar Tampemawa.

Baca juga:  Perjuangan Sejumlah Pejuang PDI-P Minsel tak Dihargai, Parengkuan: Harus Diperhatikan

Menurut Tampemawa, untuk kelengkapan berkas lainnya sudah dipenuhi dan sudah diserahkan ke Sekretariat DPRD Minsel. Namun demikian, pihaknya masih menunggu surat penting lainnya dari DPP.

”Sekali lagi, ada satu surat lagi yang mereka (Sekwan, red) minta dan dipenuhi yaitu Surat Keterangan Tidak Bermasalah Dengan Partai (SKTBDP) Golkar yang dikeluarkan Makamah Partai Golkar dari DPP atau dikeluarkan juga oleh Pengadilan Negeri (PN) Amurang,” jelas DJT.

Menurut DJT berkas SKTBDP yang diminta itu sebenarnya boleh ada atau tidak. Yang jelas akan dipenuhinya dan  saat ini SKTBDP tingkat pusat tersebut sementara dalam perjalanan.

“Sesuai permintaan salah satu berkas tersebut yang harus dipenuhi menurut saya boleh ada atau tidak. Karena SKTBDP yang dikeluarkan ketua DPD II Kabupaten sudah ada dan sudah dimasukan. Kalau permintaan yang dikeluarkan dari tingkat pusat sementara dalam pengurusan dan dalam perjalanan. Pastinya satu langkah ini segera dipenuhinya. Kalau SKTBDP yang dikeluarkan PN Amurang, sudah diminta saat mendatanggi PN Amurang. Hanya saja PN tidak pernah mengeluarkan surat semacam itu,” terangnya.

DJT menambahkan, Sekwan DPRD Minsel Lucky Tampi, SH menyebut harus dipenuhi satu surat keterangan tersebut. Karena menjaga jangan sampai dikemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga:  Sat Lantas Polres Minsel bagi-bagi Masker dan Vitamin

“Menurut Sekwan, permintaan satu surat itu dipenuhi agar jangan sampai terjadi seperti PAW sebelum-sebelumnya, salah satunya saat itu terjadi PAW Rosse Mary Langi dengan Vera Mandagi, kan..ada orang yang komplain. Dan yang pasti satu langkah lagi urusan kelengkapan berkas sudah tuntas,” Jelas DJT kepada media ini, Kamis (08/12) dikediamannya.

Adapun salah satunya berkas-berkas surat yang sudah diserahkan ke Sekretariat DPRD oleh DJT, Surat keterangan atau keputusan dari DPD I Golkar Provinsi Sulut dan Kabupaten Minsel (salah satunya surat tidak pernah ada ‘Perselisihan dengan DPD partai Golkar Minsel), Surat Keputusan KPU yaitu Jumlah Perolehan Suara dan Peringkat Suara Sah, Surat Keterangan dari PN Amurang yang menyatakan DJT Tidak Pernah Sebagai Terpidana dan surat keterangan dari PN Amurang lagi yaitu Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya dan surat dari KPK tentang Formulir Permohonan Aktivasi Penggunaan Aplikasi e-Filing LHKPN.

“Ada sejumlah berkas-berkas yang sudah diterima Sekretariat dewan termasuk Surat Keputusan KPU Jumlah Perolehan Suara dan Peringkat Suara Sah. Didalamnya, saya memenangkan suara sebanyak 1.549 saat itu dan mendapat no urut 3, diatas saya urutan pertama almarhumah Jenny Johana Tumbuan sebanyak  2.267 dan urutan kedua saudara Roby Sangkoy sebanyak 2.058 dan selanjutnya ketiga saya,” tutup DJT.

DJT diperkirakan bulan Desember 2022 ini sudah duduk di kursi DPRD Minsel, sebagai anggota DPRD PAW dari partai Golkar.

(ape)

Pos terkait