Secret Number Dipastikan Hibur Masyarakat Sulut, Panitia: Tidak dari APBD

indoBRITA, Manado – Grup Band Asal Korea Selatan, Secret Number dipastikan menjadi bintang tamu pada North Sulawesi Music Vaganza December Festival yang akan digelar Sabtu, 17 Desember 2022 di Pohon Kasih Kawasan Megamas Kota Manado.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut) Steve Kepel mengatakan Secret Number siap menghibur masyarakat Bumi Nyiur Melambai karena kontrak kerja sama telah ditandatangani 30 November 2022.

Bacaan Lainnya

“Ada enam personel Secret Number, semuanya akan hadir. Dan mereka sudah mengirim informasi mendatangkan 15 crew dan management. Itu sudah termasuk personelnya,” beber Sekdaprov Kepel saat Press Conference di Grha Merdeka, Kota Manado, Jumat (9/12/2022).

Baca juga:  Pjs Gubernur Sulut Fatoni Apresiasi Pembangunan di Minahasa

“Mereka tiba di Manado tanggal 16 November 2022,” sambung Kepel.

Konser musik ini diharapkan berjalan lancar dan sukses. Untuk itu, ia meminta dukungan masyarakat Bumi Nyiur Melambai. Karena event ini tidak dipungut biaya alias gratis.

“Mumpung free, no chars. Kalau di Jakarta sudah paling tidak 100 ribu. Itu kalau nonton sepakbola dibelakang gawang,” tukasnya.

Adapun pemilihan Secret Number, karena Grup Band ini merupakan duta bilateral Indonesia dan Korea Selatan.

“Personel (Secret Number) juga dari beberapa negara. Ada yang dari Jepang. Bahkan mereka itu duta bilateral,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sulut Henry Kaitjily.

Baca juga:  Harganas Gelar di Sulut, Wagub Imbau Masyarakat Sambut Para Tamu

Untuk persiapan konser musik yang dipersembahkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw ini, pihak panitia pun telah berkoordinasi dengan Polda Sulut terkait dengan izin konser.

“Izin telah tuntas. Memang ada sedikit miss tapi sudah selesai dengan baik. Polda Sulut siapkan 1.500 persenel disiapakan untuk mengamankan event ini,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statisitik Daerah Sulut Steve Liow.

Konser musik ini dipastikan ditanggung di luar dari APBD Pemprov Sulut.

“Untuk masalah biaya, tidak ada dari APBD. Ini dari stakholder yang kumpul,” pungkas Ketua Panitia Fanny Nasry.(sco)

Pos terkait