Masih Sisakan Satu Bulan, Realisasi PAD DKP Sulut Sudah Tembus 128 Persen

indoBRITA, Manado – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Utara (Sulut) berhasil mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan, melebihi dari target. Kendati tahun 2022 ini belum berakhir.

Kepala DKP Sulut Tienneke Adam mengatakan realisasi PAD hingga posisi November 2022 telah menembus Rp2.539.932.573. Jumlah itu melampaui target tahun ini sebesar Rp1.980.115.200.

Bacaan Lainnya

“Realisasi PAD lampaui target hingga 128 persen. Itu tercatat sampai Bulan November,” ungkap Adam saat Rapat Koordinasi Program/Kegiatan DAK Fisik Tahun 2022 Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Sulut di salah satu rumah makan di Kota Manado, Selasa (13/12/2022).

Baca juga:  Tienneke Adam Ikuti Pengibaran Bendera Merah Putih di Bawah Laut

Di kesempatan ini juga, Adam memaparkan beberapa capaian DKP Sulut selang 2022. Di mana, capaiannya diukur lewat indikator produksi perikanan. Dibeberkannya, jumlah produksi tangkap telah berada di 625.000 ton. Angka ini berada pada triwulan III.

“Target tahun 2022 ini produksi tangkap 971.185 ton. Harapan kami semoga di sisa waktu Bulan Desember ini, kita dapat mencapai target, ya kalau bisa dapat melebihi,” tuturnya.

Sementara target yang telah tercapai lainnya adalah Nilai Tukar Nelayan. Dipasang target tahun ini 104, realisasinya 110,14.

“Kalau Nilai Tukar Pembudidaya 95,70 masih di bawah 100 dikarenakan faktor pakan ikan yang dirasakan masih terlalu mahal,” terangnya.

Baca juga:  Tienneke Adam Kawal Directcall Manado-Narita Tokyo

Kadis pun berharap sejumlah UPT lebih maksimal lagi agar target yang diberikan bisa tercapai.

Ada beberapa UPT yang memang belum dapat mencapai target yang diberikan namun ada satu UPT yaitu Balai Pengujian dan Penerapan Mutu Hasil Perikanan ini dari target yang diberikan sebesar 175 juta namun realisasinya bisa mencapai 213 juta atau 121,86 persen,” ungkapnya.

Kendati demikian, target yang belum tercapai itu, diakuinya terkendala karena minimnya anggaran.

“Kita harus maklumi kondisi yang belum terlalu normal namun hal ini tidak membuat DKP Sulut berhenti sebaliknya terus membuat terobosan dan inovasi guna memaksimalkan kinerja yang ada,” tukasnya.

Rapat ini juga dihadiri jajaran DKP Sulut serta sejumlah stakeholder terkait perikanan.(sco)

Pos terkait