Pemprov Sulut Natal di Waleta Kantor Bupati Minsel, Gubernur OD: Memasuki Tahun Politik 2024, Jadi Pemimpin Harus Sejahterakan Rakyat

indoBRITA, Amurang – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Natal Oikumene di Gedung Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Selasa (20/12/2022). Selain ibadah, juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada lanjut usia dan insentif tokoh agama. Sementara Khadim Pdt Fitje Durandt, M. Th dari BPMS GMIM.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya mengatakan, pertama-tama tentunya kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan, karena atas Anugerah dan PenyertaanNya, sehingga malam ini, kita dapat mempersatukan melalui Ibadah Natal Oikumene tahun 2022 di Amurang.

Atas nama Pemprov Sulut, Gubernur Olly Dondokambey mengucapkan selamat Menyambut Natal 25 Desember 2022 dan selamat Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2023 bagi pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan seluruh masyarakat Minsel pada umumnya.

”Saya kira, kita bisa pahami bahwa perayaan Natal tidak hanya sebatas seremonial yang selalu kita lakukan tiap tahun ke tahun. Tetapi, menjadi satu makna didalam merayakan hari Natal Yesus Kristus,” kata Gubernur Sulut.

Kata OD, bahwa dirinya adalah salah satu ketua PGI. Juga, salah satu Ketua Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa PGI. ”PGI, punya tema Natal. Tema Natal PGI yaitu, ‘Pulanglah mereka ke Negeri, melalui jalan lain’. (Matius 2:12),” ujar OD.

Baca juga:  FDW-PYR, MEP-VT dan ROSO-HARUM Sah sebagai Paslon

Menurut OD, karena pesan ini juga pesan bagi kita. Karena, saat orang Majus bertemu bayi Yesus, mereka mendapat hikmat atau pesan dari malaikat.

”Ngoni, kalau pulang, sama tu ngoni da datang lewat pa Herodes. Ya, abis ngoni samua, rata kap, bagitu bahasa pasar Amurang. Kenapa, karena hikmat Tuhan bagi mereka. Jadi ngoni musti pulang lewat jalan lain. Supaya, ngoni selamat sampai rumah,” jelasnya.

Ditambahkan OD, pesan ini sangat besar bagi kita. Saat ini, kita memasuki tantangan dalam kehidupan yang nyata sebagai warga gereja.

”Kita baru lewat masa pandemi covid-19. Ya, tantangan yang sangat berat. Dan kita juga akan memasuki tantangan baru tahun 2023. Bagaimana gejolak ekonomi mengawatirkan dari seluruh negara di dunia. Bahkan, sudah ada negara di dunia ikut terdampak krisis ekonomi berat. Karena apa? Karena pemimpin negara yang buat rakyat sengsara,” tegas Gubernur OD.

Nah, yang duduk disini banyak aparat-aparat. Baik dari Pemprov Sulut maupun Pemkab Minsel.

”Kalau tidak mensejahterakan rakyat, nda beking senang rakyat, jangan ngoni pilih ulang pa dorang. Kalau tugas pemerintah mensejahterakan rakyat dan menyenangkan rakyat. Kalau pemerintah salah, jangan ikut sama dengan jaman Herodes,” tukas OD sambil menjelaskan dengan dialek Manado kental.

Baca juga:  Tim Verifikasi Kota Layak Anak Turun ke Bitung

Didampingi itu, kalau hamba Allah salah, rakyat juga jangan ikut salah. Ini paling penting, makanya Tema Natal PGI/KWI. Karena menyikapi situasi dan kondisi, menghadapi tantangan kedepan, menghadapi tahun politik 2024.

”Harus hati-hati, karena kesengsaraan itu bukan datang dari atas atau bawah. Karena masyarakat yang memilih pemimpinnya. Jadi, kalau memilih pemimpin yang benar. Jangan sekedar memilih pemimpin yang hanya bicara kiri kanan, muka belakang,” ungkapnya tegas.

Olly Dondokambey juga menyebut, karena kita akan memilih pemimpin 14 Februari 2024, maka ini harus kita cermati baik-baik.

”Agar, supaya Torang tidak sengsara. Torang boleh menikmati apa yang Torang inginkan sebagai masyarakat dibawah kepemimpinan, pemimpin yang tidak benar. Karena tugas pemerintah, bagaimana membawa masyarakat sejahtera. Tentunya, dalam hal ini banyak telah disampaikan khadim dalam hotbah. Agar supaya, kita memahami dalam kehidupan kita dalam memaknai Natal malam ini,” pungkas Gubernur dua periode ini.

Hadir, Bupati FDW, Wakil Bupati PYR, Sekprov Steve Kepel, Sekda Minsel Glady Kawatu, pejabat eselon II Pemprov Sulut dan para tokoh agama, tokoh masyarakat lebih khusus para lansia yang akan mendapat bantuan Pemkab Minsel dan Pemprov Sulut.

(ape)

Pos terkait