Tahun 2022 Gubernur Olly Hadirkan Sarana dan Prasarana untuk Pelayanan Publik

indoBRITA, Manado – Di tahun 2022, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) menghadirkan sarana dan prasarana untuk menunjang pelayanan masyarakat. Di antaranya di bidang kesehatan, telah dibangun Rumah Sakit Umum Daerah ODSK.

Peresmian Rumah Sakit Umum Daerah ODSK dilakukan langsung Gubernur Olly, Rabu (9/6/2021). Kegiatan Soft Opening in dilakukan melalui pengguntingan pita oleh Gubernur Olly.

Bacaan Lainnya

Dalam soft opening ini, Gubernur Sulut hadir didampingi Ketua TP-PKK Sulut Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan. Selain itu, hadir pula Wakil Gubernur Steven Kandouw yang didampingi Sekretaris TP-PKK Kartika Devi Kandouw-Tanos. Sementara itu, mengawali acara, dilakukan pembacaan doa yang dibawakan oleh Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly menyampaikan bahwa RSUD ODSK telah direncanakan dan dibangun sebelum adanya pandemi Covid-19, dengan harapan dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Utara. Gubernur mengatakan, meski pembangunan rumah sakit belum 100 persen rampung, kegiatan pelayanan rumah sakit sudah bisa dioperasikan.

“Peresmian belum bisa dilakukan. Karena kalau peresmian, tanda tangan prasasti, semuanya harus sudah selesai. Jadi (sekarang) soft opening dulu, agar manfaatnya sudah bisa dirasakan oleh masyarakat, sembari menunggu beberapa (proses) pembangunan yang masih dikerjakan. Mudah-mudahan dalam tahun ini pembangunan yang belum selesai semuanya bisa selesai,” jelas Gubernur Olly.

Baca juga:  Sebagai Pengendali Banjir di Manado, Gubernur Olly Harap Bendungan Kuwil Cepat Selesai

RSUD ODSK disebut bakal melayani masyarakat yang terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Gubernur mengungkapkan, saat ini sudah hampir 80 persen masyarakat Sulut yang ter-cover oleh layanan BPJS. Untuk itu, ia berharap dengan adanya rumah sakit yang pembangunanya menelan biaya sebesar 300 miliar rupiah ini, proses pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Gubernur menilai bahwa pengoperasian RSUD yang dikerjakan oleh PT. Sarana Multi Infrastruktur ini akan memberikan kontribusi dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Utara kedepannya.

“Melihat dari pengalaman, (operasional) rumah sakit swasta tidak ada yang rugi. Untuk itu kepada pihak pengelola, Saya minta rumah sakit ini bisa dikelola dengan baik agar manfaat yang diperoleh juga baik. Terlebih dalam kontribusi untuk PAD, paling tidak penghasilan yang akan didapat sekitar 100 miliar per tahun,” tuturnya.

Lebih lanjut, ada yang menarik dalam acara ini. Terkait penamaan ‘ODSK’ pada nama rumah sakit, Gubernur mengimbau agar tidak disalahtafsirkan.

“Jadi ini bukan rumah sakit ‘Olly Dondokambey – Steven Kandouw’. ‘ODSK’ disini (artinya) ‘Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga’, bukan ‘Olly-Steven’. Jangan salah mengerti,” terangnya.

“Menamai rumah sakit dengan menggunakan nama orang itu ada aturannya. Orangnya sudah meninggal 5 tahun dulu, baru bisa dijadikan nama suatu bangunan atau jalan. Torang kan masih hidup ,” sambung Gubernur seraya berkelakar.

Baca juga:  Bentuk Asosiasi, Mantan Penjabat Kepala Daerah di Sulut Ini Siap Berkontribusi

Tak hanya itu, Gubernur Olly juga menyiapkan sarana dan prasana khusus ibu dan anak, yaitu Balai Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Proyek tersebut dibangun disamping Rumah Sakit ODSK.

Jumat (27/5/2022), Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw berkesempatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balai Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Rencananya, Balai KIA ini akan dibangun 4 lantai ini merupakan ikhtiar Gubernur Olly Dondokambey untuk menyiapkan sistem kesehatan mumpuni dan holistik lengkap bagi masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

“Semangatnya berangkat dari upaya pak Gubernur supaya betul-betul kebutuhan dasar masyarakat kita terpenuhi baik di bidang kesehatan,” ungkap Wagub Kandouw.

Selain bidang kesehatan, Gubernur Olly juga memperhatikan akses masyarakat di Kairagi Weru. Dengan menghadirkan Jembatan Gantung dengan lebar 1,8 meter diperuntukan pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua.

Proyek pembangunan Jembatan Gantung Kairagi Weru yang baru diresmikan bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2021. Dengan nilai kontrak 2.800.200.000.
Gubernur Olly Dondokambey meresmikan penggunaan Jembatan Gantung di Kairagi Weru, Kota Manado, Selasa (16/08/2022) siang.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly berharap peresmian Jembatan Gantung ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat Kairagi Weru khususnya yang berada di lingkungan V.

“Jembatan ini diharapkan bisa dipergunakan serta dirawat oleh masyarakat sekitar,” pesan Olly singkat diselah-selah peresmian.(advetorial/diskominfosulut)

Pos terkait