ASN/THL Minsel Terbanyak Tidak Disiplin, Mereka Harus Dibina Lagi

indoBRITA, Amurang – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) Kabupaten Minahasa Selatan banyak yang tidak memahami aturan. Bahkan, sepanjang tahun 2022 baik ASN/THL rata-rata tidak disiplin dalam kerjanya. Bahkan, para ASN juga THL dalam tugas tidak menggunakan seragam sesuai aturan.

Namun demikian, sepanjang tahun 2022 Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel bersama Sat Pol PP tak pernah lakukan inspeksi mendadak atau sidak. Hal ini dapat dilihat dari belum maksimalnya penegakkan disiplin bagi ASN/THL dilingkungan Pemkab Minsel.

”Ya, hampir semua ASN dan THL dilingkungan jajaran Pemkab Minsel tidak disiplin. Bayangkan, tidak menggunakan seragam sesuai hari kerja. Tidak menggunakan standar sepatu. Bahkan, banyak diantara mereka menggunakan sepatu olahraga,” tanya Daniel MM, warga Amurang kepada awak media ini.

Menurutnya, ASN dan THL dilingkungan SKPD harus mendapat pembinaan mental terkait aturan tentang ASN dan THL. Akan tetapi, pada kenyataannya hal tersebut tidak pernah terjadi. Bahkan, Daniel mempertanyakan kinerja BKDD dan Sat Pol PP yang tidak pernah melakukan sweeping ditempat keramaian.

Baca juga:  Paulus Winarto, Motivator Nasional Berikan Pembekalan di Bhayangkari Cabang Minsel

”Soal ASN/THL hampir tiap hari ada di pertokoan, pasar rakyat, pasar swalayan dan tempat keramaian lainnya. Mereka datang dengan seragam lengkap dan tanpa sadar bahwa masyarakat pun melihat mereka. Tetapi herannya, baik BKDD atau Sat Pol PP juga Bupati dan Wakil Bupati tak mau tahu soal ASN/THL,” jelasnya.

Disatu sisi, sepengetahuannya ada UU tentang ASN. Pertanyaannya, apakah para ASN memahami dengan baik aturan tersebut?

”Tahun 2022 banyak kejadian dialami ASN. Bahkan, saking tidak pernah mendapat pembinaan dari atasan atau sesuai aturan yang berlaku. Maka ASN Minsel berpikir yang penting so ngantor, absen dan lainnya,” ungkapnya.

Senada dikatakan Hartje Pojoh, eks ASN Pemprov Sulut. ”Soal ASN Minsel, benar bahwa rata-rata tidak disiplin. Diakuinya, mereka datang dan pulang dengan pakaian seadanya. Ini karena, selama tahun 2022 mereka tidak diawasi kinerjanya. Seperti inspeksi mendadak atau sidak, biar mereka tahu kalau kerjanya sedang dipantau. Olehnya, usul agar tahun 2023 ini biar lebih baik lagi harus dilakukan sidak oleh BKDD juga Bupati atau Wakil Bupati sebagai pengawasan,” sebut Pojoh.

Baca juga:  Minsel ‘Zona Merah’, Schouten Bantah Soal Penentuan Zona Satgas Covid-19 Pusat

Kepala BKDD Minsel Sonny Makaenas belum berhasil dikonfirmasi terkait masalah tidak disiplin ASN dan THL dilingkungan Pemkab Minsel. Juga, Sekretaris Sonny Sagai dihubungi melalui telepon seluler juga tidak menjawab alias meresponnya.

Dari pantauan awak media, sebagian besar ASN dan THL di SKPD tidak disiplin. Pasalnya, mereka datang dan kembali tanpa apel pagi/sore. Juga, ASN/THL Minsel hadir sekaligus absen sekaligus memperlihatkan kehadiran kepada atasannya.

(ape)

Pos terkait