Masyarakat Minsel Menunggu Kepastian Rolling Jabatan, Sumber Resmi BKDD: Hasil Konsultasi KASN Belum Turun

indoBRITA, Amurang – Kabar awal tahun 2023, Bupati Franky D Wongkar akan menggelar rolling jabatan eselon II, III dan bahkan eselon IV dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Minahasa Selatan. Bahkan, isu tersebut terdengar akan digelar pertengahan Desember 2022 silam. Namun, memasuki tahun 2023 ternyata isu diatas belum terjadi.

”Soal rolling jabatan di Minsel memang santer kita dengar. Hanya saja, soal waktu kami tidak mengetahui secara pasti. Soalnya, kalau masalah diatas adalah kewenangan bupati. Namun demikian, pihak terkait masih akan melakukan konsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta,” ujar sumber resmi di BKDD Minsel, tetapi enggan sebut namanya dipublis.

Baca juga:  Tunggu Bantuan Pemprov, Dispan Minsel Laporkan Jumlah Kerugian

Menurut sumber, sudah lama informasi tersebut. Hanya saja, bupati FDW serta wakil bupati Pdt Petra Yani Rembang bersama BKDD Minsel akan melakukan konsultasi dengan KASN di Jakarta.

”Kebetulan, bupati dan wakil bupati akan ke Jakarta sekaligus acara PDIP. Dipastikan, disela-sela acara tersebut bupati dan wakil bupati bersama BKDD akan melakukan konsultasi dengan KASN. Hanya saja, soal waktunya belum diketahui. Tetapi yang pasti, bulan Januari 2023 akan digelar rolling jabatan,” kata sumber lagi.

Kepala BKDD Minsel Sonny Makaenas belum berhasil dikonfirmasi soal isu rolling jabatan. Begitupula, ASN di BKDD sangat tertutup ketika Pers menyinggung soal rolling jabatan tersebut.

Baca juga:  Hadir di HUT ke 315 Desa Koreng, Bupati CEP dan Wabup FDW Disambut Warga

Dari informasi yang dirangkum awak media, banyak pejabat eselon II dan III lagi H2C alias harap-harap cemas. Tak hanya pejabat eselon II dan III, jabatan eselon IV pun lagi bingung jangan-jangan mereka juga diganti atau dirolling ke SKPD kering.

Tetapi, mayoritas warga Minsel mengaku kecewa dengan kinerja pejabat. ”Jadi, kami merekomendasi bahwa semua pejabat harus diganti atau dirolling. Biar angin segar diberikan kepada para pejabat. Disisi lain, banyak pejabat yang tidak loyal dengan atasan. Maka dari itu, warga merekomendasi agar bupati FDW menggantinya,” ucap Hartje Pojoh, warga Minsel.

(ape)

Pos terkait