Tak Dijual, Ko Johan Beli Solar untuk Dipakai Sendiri

Tommy Rotty (Foto: foto dok TM)

indoBRITA, Manado-Ramai diberitakan dan dikaitkan dengan penampungan dan bisnis solar subsidi, pengusaha papan atas Sulawesi Utara (Sulut) Ko Johan akhirnya angkat bicara. Melalui Tomy Rotty, salah satu orang kepercayaannya, pemilik Ekspedisi Mitra Manado itu mengakui membeli solar untuk keperluan sendiri.

“Kebutuhan solar untuk usaha Ko Johan cukup besar. Setiap hari berkisar 500-1.000 liter solar,” kata Tomy di hadapan sejumlah wartawan dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Selasa (11/1/2023) malam.

Bacaan Lainnya

Mengingat keperluan solar yang cukup besar tersebut, pengusaha properti dan tokoh bangunan itu punya penampungan solar sendiri.  Penampungan itu di bagian belakang gudangnya yang terletak di bilangan Kairagi, Manado.

Baca juga:  Personel Ditlantas Polda Sulut Bantu Bersihkan Selokan Sisa Banjir di Paal IV

“Jika distribusi solar setiap hari 500 liter, maka cadangan di penampungan juga harus 500 liter. Penampungan tak boleh kosong untuk menjaga distribusi solar ke unit kerja,” Tommy memaparkan

Jika terjadi kelangkaan dan stok di penampungan kosong, usaha menurut Tommy bisa berhenti atau tidak jalan. Apalagi Ko Johan punya kendaraan alat-alat berat juga. “Makanya perlu ada cadangan di penampungan,” ujar Humas Ekspedisi Mitra Manado ini.

Tommy menyebut solar dalam jumlah cukup banyak itu dibeli dengan dua cara. “Pertama membeli solar langsung di Bitung di PT Pertamina, Bitung. Kedua solar itu dibeli di tempat. Artinya ada yang mensuplai, menjual yang kemudian kami beli,” ungkapnya.

Tommy menegaskan bosnya tidak pernah menginstruksikan sopir membeli solar subsidi. Pengusaha mapan itu juga tak pernah membawa nama orang lain.

Baca juga:  Dampingi Kapolda Lakukan Kunker di Bolmong Raya, Ny. Mila Mulyatno: Bhayangkari Harus Jadi Panutan Keluarga

“Ko Johan itu berteman baik dengan Ko Ferry. Meski begitu, ia tak pernah bawa-bawa nama Ko Ferry. Jika ada masalah, semua diurus sendiri,” ucapnya.

Tommy mengaku mendapat tugas khusus dari Ko Johan untuk menyelidiki dan mencari siapa tahu sopir yang sebut-sebut nama Ko Ferry. “Ko Johan ingin menjaga relasi yang baik dengan semua kalangan,” ujarnya.

Tommy berharap tak ada lagi pemberitaan yang menyudutkan dan mengaitkan bos atau perusahaan tempat dia bekerja dengan bisnis solar subsidi. “Sekali lagi, solar yang dibeli bukan untuk dijual atau dikomersilkan lagi, tapi dipakai sendiri. Terima kasih atas kerja sama dan perhatiannya,” ucapnya. (*/adm)

Pos terkait