Tarore Serahkan Buku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Minahasa Selatan, Bupati FDW: Terima Kasih Pejuang

indoBRITA, Amurang – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Minahasa Selatan, Sabtu (27/1/2024) dalam rangka Hari Jadi ke-21 Tahun Minahasa Selatan, tanggal 27 Januari 2024. Menariknya, lepas dari perayaan masyarakat Minsel, tercetus dalam agenda penting lainnya yaitu penyerahan buku sejarah terbentuknya Kabupaten Minsel. Diserahkan Ketua Tim Ahli Penyusunan Buku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Minahasa Selatan Dr Johny Tarore, M.Pd kepada Bupati Franky Donny Wongkar, SH.

Bupati FDW dalam sambutan singkat pertama mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Ahli Penyusunan Buku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Minahasa Selatan. ”Ya, bahwa sebelumnya telah dibentuk Panitia Penyusunan Buku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Minsel oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Minsel. Setelah terbentuk panitia, panitia mengangkat tim ahli. Tim ahli dimaksud, terdiri tiga orang dengan latar belakang berbeda-beda. Akhirnya, sejak November dan Desember 2023, diundang para tokoh pejuang Minsel untuk digelar FGD 1, 2 dan 3 sampai akhirnya diterbitkannya buku tersebut,” kata bupati Wongkar.

Baca juga:  Olly Dondokambey Sabet Penghargaan Kepala Daerah Inovatif

Selanjutnya, hasilnya seperti masyarakat lihat. Pemkab Minsel saat ini menerima hasil kerja para tim ahli bersama narasumber pejuang Minsel yang adalah juru kunci.

”Kita harus bangga, bahwa setelah 21 tahun Minsel buku sejarah terbentuknya Kabupaten Minsel baru dibuat. Nah, harapannya buku ini nantinya akan disebarluaskan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK juga mahasiswa asli Minsel untuk menjadi bahan ekstra belajar tambahan,” jelas Plt Ketua DPC PDIP Minsel.

Wongkar juga menyebut, bahwa buku sejarah terbentuknya Kabupaten Minsel ini masih banyak kekurangan.

”Artinya, masih bisa direvisi kembali dalam percetakan. Yang pasti, masih banyak kekurangan dalam isi buku tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Ahli Penyusunan Buku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Minsel Dr Johny Tarore, M.Pd mengatakan, rasa optimis walau sempat ragu-ragu penerbitannya terlambat.

Baca juga:  Tidak Punya Izin, Camat Aertembaga Hentikan Pembangunan Menara di Pateten

”Pada dasarnya, penyerahan buku sejarah terbentuknya Kabupaten Minsel tadi hanya secara simbolis. Bukunya masih dalam rangka persiapan pencetakan. Semoga, dalam dekat ini buku tersebut selesai dicetak dan akan disebarluaskan secara khusus kepada para pejuang Minsel sampai ke sekolah,” tegas staf dosen Unima Tondano yang asli Amurang.

Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Minsel dipimpin Plt Ketua Stefanus DN Lumowa, SE dan dihadiri Gubernur Sulut diwakili Sekprov Steve Kepel, bupati FDW dan wakil bupati PYR. Tak ketinggalan para pejuang Minsel juga hadir. Walau, masih banyak para pejuang Minsel berhalangan hadir karena sesuatu dan lainnya.

Dari pantauan awak media indoBRITA.co digedung rakyat DPRD Minsel, Desa Teep Kecamatan Amurang Barat, sekitar ratusan masyarakat hadir diantaranya Pj Hukum Tua, Camat dan TP PKK se-Minsel, juga Kapolres Minsel, Dandim 1304 Minahasa, Kejari Minsel dan undangan lainnya.

(ape)

Pos terkait