Gerindra Minsel Buka Pendaftaran dan Penjaringan Bupati/Wakil Bupati Tahun 2024

indoBRITA, Amurang – Menindaklanjuti arahan DPP dan DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Utara. Maka, seluruh DPC yang memiliki kursi terpilih tahun 2024 wajib membuka pendaftaran dan penjaringan Bupati/Wakil Bupati tahun 2024.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Minahasa Selatan Frede Aries Massie membenarkan bahwa sejak tanggal 8 Mei 2024, DPC Minsel telah membuka pendaftaran.

”Ya, berawal kami buka di Jakarta. Namun, karena hanya satu bakal calon yang mendaftar maka, kami dianjurkan untuk membuka di Amurang sebagai kantor sekretariat Minsel. Dan pendaftaran akan berakhir hingga tanggal 16 Mei 2024 mendatang,” kata Massie.

Lanjut Massie bahwa, mulai Senin 13 Mei 2024, tim penjaringan telah siap menunggu siapapun yang akan mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati dalam rangka pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024-2029.

Baca juga:  Giliran Toga dan Saksi Parpol Apresiasi Kinerja TNI-Polri Amankan Pemilu 2019

”Sekali lagi, yang siap mendaftar ada syaratnya. Dan mungkin, hal diatas tidak disampaikan disini. Tetapi, harapannya setelah menyatakan kesiapannya akan disampaikan syarat-syarat tersebut. Olehnya dimohonkan bakal calon bupati dan wakil bupati Minsel untuk dapat mengikuti aturan yang berlaku di Partai Gerindra,” ujar pengusaha muda yang juga menyatakan kesiapan maju di Pilkada tahun 2024.

Seperti diketahui, ungkap Massie yang dibenarkan sekretaris DPC Jody Romyhard Ebenhaeser Lonteng, SE bahwa mulai Senin 13 Mei 2024, bagi bakal calon bupati dan wakil bupati Minsel yang siap mendaftar kami menunggu.

Baca juga:  Ungkap kasus penikaman di Desa Mopolo Esa, Polres Minsel tahan 7 orang tersangka

”Dan para tim penjaringan balon bupati dan wakil bupati Minsel dalam rangka Pilkada tahun 2024 siap menunggu di sekretariat jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang atau depan Polsek Amurang,” sebutnya.

Seperti diketahui, Partai Gerindra Minsel di Pemilu 14 Februari 2024 hanya mampu memiliki kursi 2. Tetapi, melihat bahwa terjadi masalah oleh penyelenggara KPU Minsel, maka DPC Minsel menggugat ke mahkamah konstitusi (MK) di Jakarta. Saat ini sementara dalam proses persidangan.

(ape)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *