Izin Reklamasi dan Kajian Amdal Sudah, Annes Supit Minta Masyarakat Pesisir Diberdayakan

Ilsutrasi (istimewa)

indoBRITA, Manado-Reklamasi Pantai Manado Utara atau Boulevard Dua sepertinya akan segera dimulai.  PT Manado Utara Perkasa (MUP) sebagai pengembang dikabarkan sudah merampungkan semua izin yang dibutuhkan, termasuk kajian amdalnya.

Walau ada pro dan kontra, reklamasi dianggap sebagai sebuah keniscayaan di tengah upaya pemerintah menghadirkan pusat bisnis baru untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sulut, khususnya Manado.

Bacaan Lainnya

“Izin dan semua yang dibutuhkan tak ada masalah. Saya pikir pemerintah sudah mengkaji semuanya. Pembangunan pada intinya untuk kemajuan bersama,” kata Annes Supit, tokoh masyarakat Manado asal Tuminting dalam diskusi ringan dengan sejumlah aktivis, Selasa (14/5/2024).

Lulusan S2 salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia ini sudah menemui pengembang. Annes sudah melihat desain atau rancangan pembangunannya.

Baca juga:  Penunjukan Plt di Minsel tidak Langgar Aturan

“Saya kira berbeda dengan reklamasi yang sebelumnya. Satu yang istimewa adalah nelayan mendapat perhatian khusus. Pengembang menyediakan tambatan perahu dan lokasi yang spesial,” Annies memaparkan.

Selain nelayan, kehidupan masyarakat pesisir juga menjadi perhatian khusus pengembang. “Tak ada penggusuran.  Sebaliknya investor akan memberdayakan masyarakat pesisir. Saya minta itu sebagai persyaratan dan investor menyetujui,” katanya.

Pria yang sering tampil di berbagai forum nasional ini juga menjamin terjaganya keseimbangan alam. “Kajian amdal bisa dipertanggungjawabkan. Izin reklamasi sudah melalui tahapan yang benar,” ucapnya.

Annes berterima kasih ada investor yang mau membangun Manado Utara. Pembangunan ini menurut dia akan membuat Ibukota Provinsi Sulut semakin maju. “Pemerataan pembangunan itu perlu dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia kemudian membandingkan pembangunan di Manado Selatan dengan Manado Utara. Menurut dia ada gap atau kesenjangan di antara dua  wilayah tersebut.

Baca juga:  Gubernur Olly Dapat Izin KASN Gelar Rolling Pejabat Pemprov Sulut

“Kantor pemerintah, swasta, pusat bisnis dan rekreasi semua ada di bagian selatan dan tengah. Bahkan tiga mall dan Lagoon sebagai gedung tertinggi ada di bagian selatan,” Annes memaparkan.

Kesenjangan tersebut perlu dihilangkan. “Roda pembangunan harus terus berjalan seiring dengan era globalisasi saat ini.  Saatnya Manado Utara bangkit,” ucapnya.

Terkait pro dan kontra di masyarakat menurut Annes wajar. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih atas masukan, saran dan kritikan dari berbagai kalangan, termasuk aktivis LSM.

“Saya percaya maksud dan tujuan mereka baik. Kita butuh mereka sebagai penyeimbang dan alat kontrol dalam pekerjaan pelaksanaan proyek reklamasi,” katanya.

Bagi Annes, keberadaan Boulevard Dua sebagai anugerah Tuhan bagi masyarakat Manado Utara. “Kelak reklamasi dan pusat perdagangan baru di kawasan Manado Utara akan dirasakan manfaatnya oleh anak cucu kita,” ujarnya. (*/adm)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *