Comeback Menakjubkan WBFC Bikin PSM Madiun Menangis

Kekompakan menjadi kunci sukses WBFC meraih kemenangan (Foto: dok WBFC)

indoBRITA, Tangerang-Waanal Brothers (WBFC) tampil luar biasa ketika tim asuhan Sahala Saragih itu melakukan comeback menakjubkan dari tertinggal dua gol untuk kemudian berbalik menang 2-3 atas lawannya PSM Madiun.

Duel lanjutan babak 16 Besar Liga 3 Nasional yang dimainkan di Grup A antara PSM Madiun versus WBFC, wakil dari Papua Pengunungan Tengah (Mimika), pada Selasa (21/5) di Stadion Benteng Tangerang, berlangsung seru.

Bacaan Lainnya

Jual beli serangan terjadi sejak wasit Yoko Suprianto meniup peluit tanda kick off dimulai. WBFC lebih menguasai pertandingan, namun mereka sulit untuk membongkar pertahanan berlapis dari anak-anak Madiun. Sering kali serangan balik PSM Madiun justru lebih mengancam gawang WBFC yang dikawal Ade Chandra.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Madiun akhirnya mendapatkan gol pertamanya di menit 57 lewat tembakan jarak jauh memanfaatkan kesalahan pemain belakang WBFC. Bola lambung yang diarahkan Ridwan Handoko, memecah kebuntuan lini depan Madiun dengan gol indah melewati jangkauan kiper Ade Chandra.

Baca juga:  Dihelat Dua Hari, Panji Yosua Christmas Auto Rally Bakal Diikuti Ratusan Kendaraan

Madiun kemudian menggandakan keunggulannya jadi 2-0, ketika Aldi Setya Wicaksono mampu menyambut sebuah set piece dari sepak pojok.

Ketinggalan dua gol memaksa Pelatih Sahala Saragih melakukan empat pergantian pemain. Bahari Kurniawan sang predator WBFC memperkecil ketinggalan menjadi 2-1 setelah ia membobol gawang Madiun di menit 71. Gol inilah menjadi titik balik WBFC untuk membuat comeback luar biasa.

Masuknya Dimas, Afrizal, Marsello dan Desman Wakerwa, mengubah permainan WBFC menjadi lebih agresif guna mengejar ketinggalannya. WBFC mengurung habis pertahanan Madiun disisa 10 menit terakhir jelang waktu normal 90 menit usai.

Dengan serangan bergelombang, Bahari Kurniawan kembali mencetak gol. Brace yang dibuat anak Bengkulu ini, terjadi dimasa injury time menit 90+3 dari enam menit waktu tambahan yang diberikan wasit Yoko Suprianto.

Gol penyama kedudukan 2-2 disambut riuh oleh seluruh ofisial, pemain cadangan dan petinggi WBFC yang hadir di Stadion Benteng, Tangerang.

Baca juga:  Ini Enam Sosok Pria Hebohkan Open Tournament Senam Kreatif Goyang Tobelo 2018

Dua gol Bahari Kurniawan ini, melejitkan namanya naik sebagai pencetak gol terbanyak sementara di Liga 3 dengan 8 gol bersama Andy Sopian dari Dejan FC.

Gol penentu kemenangan WBFC terjadi di menit 90+5 melalui Dimas Galih Gumilang yang masuk di babak kedua menggantikan Adriano. Gol Dimas sangat memukul mental PSM Madiun. Mereka tertunduk lesu, dan meratapi kekalahan yang sungguh menyesakan.

Kemenangan 3-2 ini menempatkan WBFC sebagai pimpinan klasemen sementara Grup A dengan nilai 3 atau sama seperti Persikas Subang yang sebelumnya membuat kejutan dengan memukul Persibo Bojonegoro 1-0.

“Puji Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemenangan yang kami dapatkan hari ini. Sangat menegangkan kami tertinggal dengan dua gol tapi kemudian diakhir laga justru kami yang menang. Anak-anak bermain dengan memperlihatkan mental yang luar biasa. Pantang menyerah sebelum peluit panjang berbunyi dan akhirnya kamilah pemenangnya. Saya bangga dengan perjuangan anak-anak di lapangan,” ujar Manajer Tim, Ray Manurung. (*/adm)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *