Pergi Ke Kebun Tak kunjung Pulang, Pria Arangkaa Ditemukan Meninggal di Kebun Mangimpuro

Mayat Korban saat ditemukan di kebun Mangimpuro, Desa Arangkaa, Talaud (foto dok res Talaud)

indoBRITA,Melonguane- Seorang laki-laki paruh baya ditemukan meninggal dunia di  kebun Mangimpuro Desa Arangkaa Kecamatan Gemeh, senin (16/9/2024), Sekira pukul 20.30 Wita.

Kapolres Kepulauan Talaud  melalui Kapolsek Gemeh Iptu Hugu Essing  mengungkapkan, warga yang meninggal dunia itu diketahui bernama Jakop (52), warga Desa Arangkaa, Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Gemeh  menerangkan, berdasarkan informasi  pada hari Senin (16/9/2024), kemarin, sekira pukul 10.00 wita, korban pergi ke kebun untuk membakar rumput. Saat hari sudah menjelang malam, korban tidak kunjung pulang. Pihak keluarga mulai panik dan melakukan pencarian terhadap korban dikebun-kebun miliknya.

” Dari  keterangan saksi, setelah mengetahui korban belum pulang hingga malam hari, maka sekira pukul 19.00 wita, dirinya bersama satu orang warga lainnya  pergi ke kebun untuk mencari korban,” jelas Essing, Selasa (17/9/2024).

Baca juga:  Polres Talaud Ungkap Kasus Peredaran Farmasi Tanpa Izin, 978 Botol Obat Tradisional Berhasil Diamankan ​

Kemudian, Saat memasuki lokasi kebun milik korban sekira pukul 20.30 wita, saksi menemukan parang milik korban terletak di tanah dekat jalan kebun. Melihat  hal itu, saksi  langsung memerintahkan temannya  untuk mencari kearah kebun korban.

“Saksi  langsung masuk kedalam kebun milik korban dan mendapati korban sudah tergeletak ditanah tak jauh dari lokasi dimana parang milik korban ditemukan,”terangnya.

Seketika itu juga,warga masyarakat yang menyusul kedua saksi untuk mencari korban datang dan langsung mengevakuasi korban untuk di bawah ke kampung Desa Arangkaa.

” Tubuh korban pun langsung di bawah ke Rumah Sakit Bergerak (RSB) Gemeh untuk dilakukan pemeriksaan medis dan mencari tahu penyebab korban meninggal,” ucapnya.

Essing melanjutkan dari  hasil pemeriksaan forensik tim medis korban sudah meninggal sekitar 8 jam lalu atau berkisar pukul 13.00 wita. Dan dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang meninggal dunia.

Baca juga:  Truk Ekspedisi Kecelakaan di Talaud, Nyawa Sopir Tak Tertolong

“Berdasarkan analisa medis, korban meninggal dunia akibat terkena panas dan asap saat membakar rumput yang ada dikebun karena lokasi yang sudah terbakar cukup besar,” ungkapnya.

Adapun tindakan pihak kepolisian menurut Kapolsek Gemeh, setelah mendapat laporan warga tentang kejadian tersebut, langsung bertindak cepat memerintahkan anggota untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara.

” Usai mendapatkan informasi adanya warga yang ditemukan meninggal dunia, anggota langsung  mencari keterangan saksi – saksi, serta membuat Surat penolakan autopsi karena pihak keluarga menolak untuk dilakukannya autopsi pada tubuh korban,” pungkas Kapolsek Gemeh Iptu Hugo Essing. (liw)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari INDO BRITA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait