Gila! Pelabuhan Pariwisata Munte Jadi Lokasi Transaski 260 Ton Solar Ilegal yang Dikendalikan Haji Nur Bayana dan  Dijaga Polisi

Suasana bongkar muat solar ilegal di Pelabuhan Munte. (Hkamrin/indobrita)

MINUT- Kapal tanker ukuran kecil kepergok wartawan media ini sedang mencurah BBM jenis solar ke mobil tanki sekitar pukul 17:00 wita, Jumat (12/09/2025), diduga milik mafia solar karena pelabuhan Munte bukan lokasi bongkar muat BBM dan dilakukan secara diam-diam dari sore hingga tengah malam.

Penelusuran media ini lewat aplikasi, mobil tanki yang dipergoki wartawan media ini, merk Hino dengan nomor polisi DB 8380 QR yang keluar dari pelabuhan Munte sekitar pukul 18:00, ternyata mobil tanki tersebut milik Nur Bayinah yang sangat terkenal sebagai pemain minyak beralamatkan kelurahan Mahawu LK Vll kecamatan Tuminting kota Manado.

Baca juga:  2 Hari Kunjungan di Sulut Berjalan Lancar, Wapres RI kembali ke Jakarta

Bukan cuma itu, sekitar pukul 23:00 masuk lagi mobil tanki DB 8415 QR yang bertuliskan PT. Sri Karya Sukses yang juga sesuai aplikasi milik Nur Bayinah, langsung parkir disamping kapal tanker Petro Ocean XXll Surabaya dan langsung mengisi BBM jenis solar.

Bukan cuma itu, informasi yang dihimpun media ini, kapal tanker Petro Ocean XXll Surabaya juga diduga milik Nur Bayinah pemilik PT. SKL dan SKS.

Lebih mengejutkan lagi, transaksi atau pemindahan BBM jenis solar yang diduga ilegal tersebut dikawal langsung oleh anggota polisi.

Baca juga:  Polsek Tikala Amankan Pelaku Curanmor Bersama 3 Buah Barang Bukti

Sementara itu Semuel T. Darmawan, selaku Kepala Kantor UPP Kelas III Likupang saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Malahan salah satu yang mengaku anak buah Semuel lewat pesan WhatsApp (wa) dengan nomor 0853 4124 33**, agar media meminta konfirmasi ke kasat Reskrim.

“Maaf Pak, nanti minta tanggapan ke kasat Reskrim,” ucapnya lewat pesan WA. (Kamrin)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari INDO BRITA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait