indoBRITA, Bitung— Upaya perjuangan warga Kelurahan Duasudara Kecamatan Ranowulu Kota Bitung untuk masuk dalam zona Ring 1 masih terus berjalan hingga ke DPRD Kota Bitung melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Paripurna, Senin (29/12/2025).
Warga Kelurahan Duasudara memang beberapa kali sempat melakukan protes dengan menggelar aksi pemblokiran jalan khusus karyawan PT MSM/TTN karena kesal realisasi pengusulan status ring I yang telah diperjuangkan sejak lama belum ada titik terang.
Dalam RDP, Koordinator pemangku adat Kelurahan Duasudara, Alex Kemur, mengungkapkan bahwa pengusulan status ring I telah dimulai sejak tahun 2009, namun hingga penghujung 2025 belum juga membuahkan hasil.
“Setiap pertemuan selalu berakhir pada kesepakatan tanpa realisasi. RDP ini merupakan puncak dari kekecewaan warga,” ujarnya.
Dirinya membeberkan dampak nyata aktivitas pertambangan PT MSM/TTN yang dirasakan langsung oleh warga Kelurahan Duasudara diantaranya, tingginya mobilitas kendaraan logistik perusahaan, menurunnya debit air, hingga ketimpangan penetapan wilayah ring I.
“Di Kota Bitung hanya tiga kelurahan yang masuk ring I, sementara di wilayah tetangga terdapat 18 desa. Ini yang menjadi pertanyaan besar bagi kami,” imbuhnya.
Terpisah, External Relations Department Head PT MSM/TTN, Hery Rumondor, menyatakan bahwa perusahaan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku, khususnya ketentuan AMDAL.
“Pengusulan peningkatan status dari ring II ke ring I untuk Kelurahan Duasudara sudah kami lakukan. Namun hingga kini belum terealisasi karena penetapan status tersebut bukan menjadi kewenangan perusahaan,” jelas Hery.
Rumondor menyebut, peran perusahaan terbatas pada pengusulan, sedangkan keputusan akhir berada di luar domain PT MSM/TTN.
Dalam RDP, sejumlah anggota DPRD Kota Bitung mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengkaji lebih dalam persoalan penetapan status zonasi ring wilayah pertambangan tersebut.
RDP tersebut dihadiri pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Kota Bitung, perwakilan Perangkat Daerah Pemkot Bitung serta warga Kelurahan Duasudara.(yet)







