Bupati FDW Lakukan Pertemuan Bersama Kementerian Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Dan BKKBN RI

indoBRITA, Jakarta – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., melaksanakan kunjungan kerja di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia di Jakarta.

 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Minahasa Selatan diterima langsung Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN RI, Ibu Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos.

 

Kunjungan diatas dalam rangka pelaksanaan audiensi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI.

 

Audiensi ini membahas Perencanaan Peta Jalan Pembangunan Keluarga (PJPK), sebagai salah satu instrumen strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Khususnya terkait dengan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting.

 

Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. ”Dalam rangka mendukung kebijakan nasional pembangunan keluarga, pengendalian kependudukan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui intervensi yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ungkap bupati FDW.

Baca juga:  Kapolres Sangihe Ikuti Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Dilahan Ketahanan Pangan Polres Sangihe

 

Menurutnya, komitmen ini didorong oleh masih tingginya angka keluarga berisiko stunting di Kabupaten Minahasa Selatan.

 

”Dalam konteks tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memohon dukungan dan kolaborasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI. Khususnya dalam percepatan penurunan angka keluarga berisiko stunting, penguatan kelembagaan, serta dukungan pendanaan melalui Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2026,” katanya.

 

Pada sisi implementasi, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan telah melaksanakan berbagai program percepatan penurunan stunting yang didukung BOKB dan DAK, meliputi pelayanan keluarga berencana, pendampingan keluarga berisiko stunting, penguatan Kampung KB, penggerakan lini lapangan, serta pembinaan Program Bangga Kencana.

 

”Pelaksanaan program tersebut dievaluasi secara berkala melalui mini lokakarya di tingkat kecamatan yang melibatkan unsur kesehatan, pemerintahan kecamatan, dan penyuluh KB,” tegasnya.

Baca juga:  Bank Sulut Go Bukan Ruang Kompromi Politik

 

Selain itu, berbagai program pendukung juga terus dijalankan, seperti Duta GenRe, penguatan Tim Pendamping Keluarga, Sekolah Lansia, inovasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta kegiatan KIE bagi remaja terkait kesehatan reproduksi, sebagai bagian dari upaya komprehensif pembangunan keluarga dan penurunan stunting di Kabupaten Minahasa Selatan.

 

Bupati Minahasa Selatan didampingi Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda, Arthur Donald Tumipa, M.Ed., yang juga selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Frely Turangan, S.ST.; serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sonny Makaenas, A.P., S.IP. M.Si, yang juga Plh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Minsel.

(ape)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari INDO BRITA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait