indoBRITA,manado-Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang melakukan kunjungan kerja ke PT Espay Debit Indonesia Koe (Dana Indonesia) dalam rangka penguatan sistem digitalisasi pembayaran guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Manado, khususnya pada sektor retribusi kebersihan dan pajak daerah. Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Dana Indonesia Jakarta, Senin (26/1/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Manado dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Manado menyampaikan rencana untuk memaksimalkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di seluruh wilayah kota. Sebanyak 504 lingkungan akan didorong menggunakan sistem pembayaran non-tunai, serta penyediaan perangkat QRIS Dinamis di 87 kantor kelurahan dan 11 kantor kecamatan.
Langkah ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran retribusi dan pajak, sekaligus memastikan seluruh transaksi tercatat secara real time dan langsung masuk ke kas daerah.
Selain itu, Pemerintah Kota Manado juga tengah mengembangkan integrasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta retribusi kebersihan melalui aplikasi Atraksi PD, yang diharapkan mampu menyederhanakan proses pembayaran dan memperluas jangkauan layanan digital kepada masyarakat.
Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci penting dalam membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang modern dan terpercaya.
“Digitalisasi pembayaran melalui QRIS ini bukan hanya untuk mempermudah masyarakat, tetapi juga untuk memastikan setiap transaksi tercatat dengan baik, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem ini, kebocoran dapat diminimalisir dan PAD Kota Manado dapat di optimalkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan QRIS Dinamis di tingkat kelurahan dan kecamatan akan mempercepat adaptasi masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai serta mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efisien.
“Kami ingin layanan pajak dan retribusi daerah semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pembangunan ekonomi Kota Manado,” tambahnya.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado, Jefry Mongdong, yang menegaskan kesiapan perangkat daerah dalam mendukung implementasi sistem pembayaran digital secara menyeluruh.
Melalui kolaborasi dengan DANA Indonesia, Pemerintah Kota Manado berharap transformasi digital ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendorong kemajuan ekonomi dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.







