indoBRITA,manado-Dalam rangka menunjang sektor pertanian di Kota Manado, dalam memenuhi ketahanan pangan Pemeritah Kota Manado melalui Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Kota Manado, menyerahkan Dua unit Traktor kepada Petani Binaan Polresta dan Kodim 1309.
Penyerahan dilakukan oleh Wakil Walikota Manado dr.Richard Sualang didampinggi Kepala Dinas DPKP Manado M. Sofyan, AP., M.Si. berlangsung di kawasan pertanian Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget,Jumat (30/01/01).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, S.IK., Dandim 1309/Manado Letkol Arh. Yosip Brozti Dadi, SE., M.Tr (Han), Inspektur Kota Manado Yudi Edard, M.Ars., perwakilan Bagian Aset BKAD Kota Manado, serta Camat Mapanget Deysie Kalalo serta para penyuluh pertanian dan kelompok tani binaan DPKP Kota Manado.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima pinjam pakai alsintan dari Pemerintah Kota Manado kepada Polresta Manado dan Danramil 1309, untuk dimanfaatkan oleh para petani binaan.
Kepala DPKP Kota Manado, M. Sofyan, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada akhir tahun 2025, Kota Manado memperoleh bantuan 10 unit traktor dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Kota Manado, meskipun memiliki keterbatasan lahan pertanian.

“Kepercayaan ini tentu tidak lepas dari dorongan dan perhatian Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. Meski lahan kita terbatas, kita justru ditantang untuk mampu mengoptimalkan lahan tidur yang ada guna menambah luas tanam,” ujar Sofyan.
Ia menjelaskan, dua unit traktor roda empat yang diserahkan pada kesempatan tersebut akan dipinjam-pakaikan kepada Polresta Manado dan Kodim 1309 untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh kelompok tani binaan. Penggunaan alsintan akan diatur secara terkoordinasi, dengan harapan mampu mendorong terbentuknya kelompok-kelompok tani baru serta meningkatkan produktivitas pertanian.

Sofyan juga menekankan pentingnya pendampingan dari para penyuluh pertanian, khususnya dalam peningkatan kualitas hasil panen dan pelaporan kegiatan pertanian. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tanam dan panen menjadi bagian penting dalam mendukung target penambahan luas tanam dan ketahanan pangan di Kota Manado.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Manado dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan bagian dari program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan pangan daerah.
“Pemerintah Kota Manado sangat berbangga dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan TNI dan Polri. Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam mendukung dan menyukseskan program nasional di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.

Wakil Wali Kota juga menyampaikan bahwa meskipun Kota Manado bukan daerah produksi pertanian utama, namun tetap memiliki tanggung jawab untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya. Karena itu, sinergi lintas sektor, termasuk dengan TNI dan Polri, menjadi kunci keberhasilan program.
Ia menambahkan, keterbatasan anggaran daerah mendorong Pemkot Manado untuk aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, guna memperoleh dukungan berupa bantuan bibit, pupuk, serta sarana dan prasarana pertanian.
“Bantuan alsintan yang kita terima ini sangat membantu dan menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik akan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan serah terima pinjam pakai alsintan serta peninjauan langsung alat pertanian yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian para petani binaan di wilayah Kota Manado.
Napak pula dioapangan Wawali Sualang memlihat dan mengecek langsung trektor sebelum diserahakan kepada petani.(lipsus)







