ATR/BPN Sudah Dalam Kendali Mafia Tanah, Warga Unjuk Rasa Tuntut Evaluasi

Perwakilan massa saat diterima pimpinan BPN Sulut, Rabu (24/9/2025) siang. (Istimewa)

MANADO – Massa di bawah pimpinan Brigade Nusa Utara Indonesia (BNUI) kembali melakukan gerakan. Gelombang warga Itu berunjuk rasa di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Sulut, Rabu (24/9/2025). Massa menentang mafia tanah yang hampir secara terang-terangan berafiliasi dengan lembaga pemerintah. Ketua Umum BNUI Stenly Daniel Sendow SH bersama tim utama aksi unjuk rasa sempat diterima Kepala Kanwil ATR/BPN Sulut Erry Juliani Pasoreh, S.H., M.Si, di ruangan Tutuarima.

Dalam pernyataan resminya usai menemui pimpinan BPN, Stenly Daniel Sendow mengatakan, unjuk rasa itu berkaitan dengan praktik penyalahgunaan wewenang dalam proses Pengadaan Tanah di Ruas Jalan SBY Minahasa Utara, tepatnya di depan Rumah Duka Lux Aeterna. Kesalahan prosedural dan wewenang ini menyebabkan terjadi kesalahan pembayaran kepada pihak yang bukan sebagai hak menurut hukum.

Baca juga:  Kapolri Tegaskan Komitmen Digitalisasi Layanan Publik Lewat Super Apps Presisi dan Smart City

Lahan yang dibayarkan sesuai Peta terlampir telah terjadi kesalahan pembayaran kepada yang bukan pemilik sebenarnya.

“Berdasarkan hal tersebut kami mendesak BPN Sulawesi Utara dan Pemkab Minahasa Utara untuk mengoreksi kesalahan pembayaran ganti rugi. Kami juga meminta agar pembayaran dilakukan kepada pemilik tanah yang sah sesuai dengan data-data yang sudah kami masukan,” desak Sendow.

Massa juga menuntut penegakan hukum terhadap oknum-oknum mafia tanah terkait dan panitia pengadaan tanah yang terlibat dalam kesalahan pembayaran.

“Kami mendapat kesan bahwa BPN ini sudah dalam kendali mafia tanah. Karena bayangkan pemilik tanah yang memegang dokumen resmi bisa kehilangan hak karena BPN mengeluarkan surat untuk pihak lain yang sesungguhnya tidak ada hubungan hukum sekalipun. Makanya demontrasi kami juga meminta BPN kembali ke marwah yang benar dan baik,” pungkas Sendow. (Lex)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari INDO BRITA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait