indoBRITA, Bolmong – Kepengurusan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Bolaang Mongondow (Bolmong) periode 2021-2026 resmi terbentuk, setelah dilantiknya Qhezia Qren Tuuk sebagai ketua oleh Ketua YJI Cabang Utama Sulut dr Devi Kartika Kandouw-Tanos, Kamis (30/9/2021).
Pelantikan yang dilaksanakan menerapkan protokol kesehatan ini, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) bernomor 05/SK/9/2021 tentang pengesahan pembentukan susunan pengurus YJI Kabupaten Bolmong masa bhakti 2021-2026 oleh Sekretaris YJI Sulut dr Felicia Kalesaran.
Di kesempatan ini, Ketua YJI Cabang Utama Sulut dr Devi Kartika Kandouw-Tanos, menyampaikan rasa bangganya bisa datang ke Bolmong melantik kepengurusan YJI Cabang Bolmong.
“Karena memang pelantikan YJI Bolmong ini sudah didengung-dengungkan jauh hari. Cuman baru bisa terlaksana hari ini,” kata dr Devi.
Dia mengharapkan hadirnya organisasi Yayasan Jantung Indonesia di Kabupaten Bolmong bisa berkolaborasi dengan dinas yang terkait agar kegiatan dapat selaras berjalan dengan baik.
Ia juga menegaskan, bahwa tindakan preventif klinik jantung sehat dan klinik jantung remaja akan dimaksimalkan.
“Selain itu, memberikan bantuan biaya operasi bagi anak-anak yang menderita kelainan penyakit jantung dari keluarga yang tidak mampu. Jaga jantung karena jantung selalu berdetak detik demi detik. Untuk itu saya mengingatkan untuk tetap menjaga pola hidup yang sehat,” ujarnya.
Di sisi lain, dr Devi tak lupa mengingatkan terkait dengan kesehatan jantung. Kata dia, paling tidak ada lima faktor yang bisa menjadi pedoman tentang bagaimana merawat kesehatan jantung sejak dini. Yayasan Jantung Indonesia menyebutnya sebagai panca usaha sehat.
“Seimbangkan gizi, enyahkan rokok, hadapi stres, atasi tekanan darah, dan teratur berolahraga. Ini yang harus kita dengung-dengungkan kepada masyarakat untuk hidup sehat,” katanya.
Kesempatan itu juga, istri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw ini membeberkan sejarah terbentuk YJI. Di mana, sejak tahun 1974 yayasan ini bernama YJI Dewi Sartika. Pada tahun 1978 YJI Dewi Sartika ini masuk dalam anggota organisasi jantung sedunia. Selanjutnya pada tahun 1981 YJI Dewi Sartika berubah nama menjadi Yayasan Jantung Indonesia (YJI) dan sampai saat kantornya di pusat Jakarta. YJI sendiri sudah ada di beberapa cabang baik provinsi maupun kabupaten/kota.
Sementara itu, Ketua terpilih Yayasan Jantung Indonesia Cabang Bolmong Qhezia Qren Tuuk mengucapkan terima kasih atas dukungan juga kepercayaan YJI Cabang Utama Sulut yang memberikan kesempatan untuk mengemban tugas sebagai Ketua Pengurus Cabang Yayasan Jantung Indonesia Cabang Bolmong yang mungkin tidaklah ringan dan bisa dikatakan sangat berat.
“Walaupun saya masih muda namun saya percaya dengan adanya dorongan, motivasi serta kerjasama yang baik dengan seluruh pengurus YJI Sulut dan pengurus YJI Bolmong pasti saya yakin akan berjalan dengan baik,” kata dia.
Dirinya pun mengajak kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik agar bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi kepengurusan sesuai dengan visi Yayasan Jantung Indonesia yakni sebagai pelopor gaya hidup sehat.
“Semoga seluruh pengurus dapat bekerja dengan ikhlas dan penuh semangat demi mencapai misi organisasi tetap menjadi mitra strategis,” tukasnya.
Turut hadir dalam pelantikan YJI Bolmong, Ketua TP-PKK Bolmong Ny. Lesly Tuuk-Kaligis, Kadispora Bolmong, I Wayan Mudiyasa, Kadis P3A Bolmong, Farida Modutu, sejumlah pengurus YJI Sulut, dan para pengurus YJI Kabupaten Bolmong yang baru dilantik.(sco/*)







