OD-SK Dongkrak Kesejahteraan Petani Sulut

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulut Refly Ngantung.
IndoBRITA, Manado – Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara sesuai data Badan Pusat Statistik masih dibawah 100. Itu artinya petani yang ada di Bumi Nyiur Melambai belum sejahtera. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Perkebunan berjanji akan mendongkrak kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulut Refly Ngantung mengatakan ada berbagai upaya konkrit akan dilaksanakan tiap tahunnya untuk menunjang pendapatan petani.
“Kami akan memberikan bibit cuma-cuma, pemberian alat pengelola hasil dan alat pengelola minyak goreng serta pemberian alat pengasapan kelapa sehingga bisa menghasilkan produk-produk yang punya daya saing,” beber Ngantung kepada wartawan, Rabu (08/11/17).
Selain itu, pihaknya akan mengoptimalkan lahan diantara pohon kelapa dan tanaman perkebunan lainnya supaya memberikan nilai tambah. 
“Contohnya kita memanfaatkan kegiatan Pajale (Padi, Jagung, Kedele). Kenapa itu karena khusus untuk perkebunan sangat cocok menanam jagung diantara tanaman kelapa, cengkeh atau tanaman perkebunan lainnya,” ungkapnya.
Sementara untuk komoditi kelapa, komitmen Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) akan mengembalikan kejayaan kelapa. 
“Kita bersyukur Provinsi Sulut telah ditunjuk pak Presiden menjadi salah satu atau satu-satunya cluster inovasi kelapa. Jadi bicara inovasi kelapa berarti dari aspek budidaya sampai ovamnya Sulawesi Utara menjadi show window teknologi kelapa sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak akan meremajakan kelapa yang sudah tua rusak dan tidak ada alasan untuk tidak mau meningkatkan produksi kelapa,” tukasnya.
Adapun tahun depan pihaknya siap menyebarkan bantuan dari pusat sebanyak 350 ribu bibit kelapa dan bantuan peralatan pengelolaan kelapa ke semua kabupaten/kota di Sulut.(sco)
 
Baca juga:  Fatoni Ajak Alumni Latsitarda Nusantara Lampung 1994 Terus Perkuat Silaturahmi

Pos terkait