Sembilan Pejabat Berebut Jabatan Eselon II Pemprov Sulut

indoBRITA, Manado – Seleksi terbuka telah dibuka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Dari empat jabatan eselon II yang dibuka baru dua jabatan yang dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Di mana, ada sembilan pejabat yang berebut masuk kabinet Sulut Hebat yang dinakhodai Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

“Baru lengkap itu dua jabatan, yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Biro Kesra,” beber Asisten III Setdaprov Sulut Asiano G Kawatu kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

Bacaan Lainnya

Untuk jabatan eselon II Pemprov Sulut kosong lainnya yang telah dibuka, yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas Kebudayaan, masih menunggu pejabat yang ingin ikut seleksi terbuka.

Baca juga:  Lantik Pejabat Fungsional, Bupati CEP Tekankan PNS Sukseskan Pilkada

“Belum bisa dilanjutkan karena dua perangkat daerah itu belum cukup orang yang mendaftar. Kan, minimal tiga orang dalam satu jabatan,” ungkap Kawatu yang dalam panitia seleksi ini selaku wakil ketua.

Kawatu menjelaskan sembilan pejabat yang ikut lelang jabatan eselon II Pemprov Sulut ini terdiri dari empat pejabat di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, sementara untuk Biro Kesra ada lima pejabat yang mendaftar. Kesembilan pejabat ini akan ‘bertarung’ dengan mengikuti beberapa tahapan.

“Mulai esok mereka masuk ke penulisan makalah. Habis itu Kamis lakukan wawancara,” terangnya.

Baca juga:  Sediakan 3.000 Makanan Siap Saji, Pemprov Sulut Bagikan Langsung ke Masyarakat

“Setelah itu, hasilnya dikirm ke Kemendagri. Mudah-mudahan (hasilnya) secepatnya dapat,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Femmy Suluh menambahkan dalam proses seleksi terbuka ini tidak lagi mengikuti tahapan assesment.

“Para pejabat yang ikut seleksi ini pernah ikut assesment. Di mana, assesment mereka ini masih berlaku tiga tahun. Sehingga sudah tidak dilaksanakan lagi langsung ke tes makalah,” bebernya.

Sementara untuk jabatan lainnya, kata Suluh, akan dibuka kembali.

“Dua lainnya akan dibuka kembali. Karena belum penuhi kuota. Minimal tiga pejabat karena saat ini pandemi Covid-19,” tukasnya.(sco)

Pos terkait